Putari Monas, Kopral Bagyo Sempat Diganggu Hantu

by
July 8th, 2013 at 9:43 am

Jakarta (CiriCara.com)25 jam mengelilingi Monumen Nasional (Monas) ternyata tidak semulus hasil akhir yang dicapai Kopral Bagyo. Pria yang hampir berumur 50 tahun ini mengaku sempat diganggu makhluk halus atau hantu di sekitar Monas.

Kopral Bagyo keliling Monas selama 25 jam / Kompas

Kopral Bagyo keliling Monas selama 25 jam / Kompas

Seperti diberitakan oleh Merdeka.com, saat melakukan jalan cepat pada putaran ke-5 pada hari Sabtu, 6 Juli 2013 pagi, Kopral Bagyo tiba-tiba berhenti di sisi barat Monas. Di area itu Kopral Bagyo merasa sangat berat untuk melangkahkan kedua kakinya.

Keanehan tersebut terjadi bukan karena ia merasa sangat lelah. Kopral yang berasal dari Solo tersebut merasakan ada sebuah kejanggalan tak biasa yang dirasakannya.

“Tiba-tiba kaki saya terasa sangat berat untuk diangkat. Saya segera berhenti, dan berdoa. Niat saya baik, pasti sukses, kalau tidak baik pasti saya akan roboh. Tolong jangan diganggu,” kata Bagyo kepada sumber berita, Minggu, 7 Juli 2013.

Karena berhenti di tengah jalan, para asisten yang berada di belakang dirinya merasa kebingungan karena tidak mengerti apa yang sedang dirasakan oleh sang Kopral. Kemudian setelah berhenti sekitar 5 menit, Bagyo kembali melanjutkan perjalanannya.

Saat berhenti di tengah perjalanan ternyata Kopral yang bernama asli Pratika Subagyo Lelono tersebut ternyata diganggu oleh makhluk halus yang ada di sekitar Monas. Awal dari gangguan tersebut menurut Kopral Bagyo terjadi sehari sebelum sang Kopral memulai aksinya mengelilingi Monas.

Sehari sebelumnya, ia didatangi oleh tiga orang pria dewasa yang meminta makan padanya. Kopral Bagyo menolak permintaan ketiga orang misterius tersebut bahkan ia sempat berulang kali mengusir salah satu pria yang tetap mengemis padanya.

“Jumat sore kami sedang melakukan persiapan. Nah saat-saat kami sibuk tersebut, mereka datang. Salah satunya seperti orang gila atau autis yang bisu. Dia minta makan dan saya tolak. Saya suruh pergi, tapi dia berulangkali kembali. Setelah saya suruh pergi tiga kali, baru dia pergi. Langkahnya cepat sekali. Saya amati terus, tahu-tahu sudah jauh mendekati tugu dan lama-kelamaan hilang,” ceritanya.

Setiap kali mengingat dan menceritakan kejadian misterius tersebut, Kopral Bagyo mengaku merinding. Tidak hanya berhenti di situ, sang Kopral kuat ini pernah ditelepon oleh orang tak dikenal pada malam hari setelah mengusir tiga orang yang memintanya makan. Saat ditelepon balik, nomor dari penelepon misterius itu tak bisa dihubungi.

Dari kejadian yang ia alami, Kopral Bagyo merasa bahwa ia diperingatkan untuk tidak sombong atas kekuatan dan kelebihan yang ia dapat. (RN)

Comment di sini