Tiap WNI Tanggung Utang Negara Rp 8,5 Juta di Era SBY

by
July 8th, 2013 at 11:17 am

Jakarta (CiriCara.com) – Utang pemerintah Indonesia semakin menumpuk  hingga pertengahan tahun 2013 ini. Tercatat utang yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia hingga Mei 2013 sebanyak Rp. 2.023, 7 triliun.

Utang Indonesia - Ist.

Uang Indonesia – Ist.

Utang pemerintah Indonesia semakin meningkat saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mulai memimpin sejak tahun 2004 lalu.

Peningkatan utang luar negeri pemerintah Indonesia tercatat mencapai Rp. 724,22 triliun yang meingkat signifikan sejak tahun 2004.

Dengan utang sebesar itu maka masing-masing Warga Negara Indonesia (WNI) menanggung utang sebesar Rp. 8,5 juta. Pemerintah sudah menenangkan masyarakat bahwa pengendalian utang terkontrol hingga 2033 nanti.

Namun, fakta berbeda didapat oleh Komisi Anti Utang (KAU). Menurut komisi tersebut penambahan utang luar negeri selama 9 tahun ini telah menghabiskan anggaran negara dan mengurangi belanja sektor publik.

Fakta ini sangat miris mengingat anggaran kemiskinan selama pemerintahan SBY hanya mengalami sedikit kenaikan dari Rp. 23 triliun hingga Rp. 115 triliun sementara peningkatan utang di zaman SBY sebesar Rp. 724 triliun.

Faktor lain yang membuat utang Indonesia semakin menumpuk adalah besarnya anggaran negara untuk mencicil beban pokok dan suku bunga utang sebesar Rp. 1.584 triliun yang mendekati total anggaran APBN untuk tahun 2013 ini. Oleh karena itu, APBN habis untuk mencicil utang.

“Ini belum memasukkan data 2013, di mana pembayaran pokok bunga utang mencapai Rp 229 triliun, kalau kita tambahkan, sudah mencapai Rp 1.800 triliun, sehingga secara finansial, suka tidak suka, utang luar negeri menggerus anggaran negara dan mengurangi belanja sektor publik,” jelas Dani Setiawan, Ketua KAU.

Besarnya utang juga disebabkan oleh besarnya cicilan yang harus dibayar dalam bentuk mata uang asing. Padahal hingga saat ini, kurs rupiah terus melemah dibandingkan dengan pergerakan dollar. (RN)

Comment di sini