3 Dampak Buruk Tidur Setelah Sahur Bagi Kesehatan

by
July 11th, 2013 at 11:24 am

CiriCara.com – Setelah makan sahur, kebanyakan orang akan melanjutkan tidurnya. Tidur setelah makan sahur memang tidak haram, namun sangat tidak disarankan bahkan dilarang dari sisi ilmu gizi dan kesehatan. Kabarnya, tidur setelah sahur bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Ilustrasi tidur setelah sahur - Ist

Ilustrasi tidur setelah sahur – Ist

Sebaiknya, kebiasaan tersebut selama Ramadan harus diubah. Setelah makan sahur sebaiknya Anda menunggu adzan subuh saja karena jeda antara imsak dan salat shubuh biasanya hanya beberapa menit saja. Setelah adzan, baru Anda bisa mengerjakan salat dan siap-siap beraktivitas.

Rasa kantuk yang sangat berat saat sahur memang membuat banyak orang ingin melanjutkan tidurnya. Jika menuruti rasa kantuk itu, maka saat tebangun perut Anda jadi terasa sebah atau kembung. Hal tersebut dikarenakan makanan naik kembali atau berbalik arah. Bukan kenyang yang didapat tapi malah merasa mual dan perut menjadi tidak nyaman. Hal tersebut bisa menyebabkan naiknya asam lambung dalam perut.

Bukan hanya itu saja yang bisa Anda alami, tapi ada 3 dampak buruk lain yang Anda dapat jika tidur setelah sahur. Dilansir dari Tribunnews.com, berikut 3 dampak buruk tidur setelah sahur bagi kesehatan:

1. Perut menjadi buncit

Setelah makan sahur, ada baiknya Anda tidak langsung berbaring di tempat tidur. Ketahuilah bahwa berbaring atau saat tidur tubuh menjadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut. Dengan begitu, perut Anda malah akan menjadi buncit.

2. Terjadi refluks

Kekenyangan setelah sahur - Ist

Kekenyangan setelah sahur – Ist

Jika Anda tidur setelah sahur, maka makanan yang dicerna akan berbalik dari lambung ke kerongkongan (refluks) karena pengaruh gravitasi. Dilansir sumber yang sama, Pramono, seorang ahli gizi dari RS Ulin Banjarmasin mengatakan bahwa asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan merasa panas dan mulut terasa pahit.

3. Meningkatkan risiko terkena stroke

Stroke bisa saja dialami seseorang jika dirinya tidur setelah makan sahur. Peneltian menunjukkan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur memiliki risiko terendah mengalami stroke. Jadi, sebaiknya Anda boleh tidur minimal 2 jam setelah makan sahur.

Itulah 3 dampak tidur setelah sahur bagi kesehatan. Nabi Muhammad SAW memberikan tuntutan bahwa setelah sahur sebaiknya dilanjutkan dengan ibadah salat subuh, lalu melakukan wirid hingga matahari terbit atau hingga waktunya memulai aktivitas.

Bagaimana, Anda masih mau tidur setelah makan sahur?

Baca juga: Gambar lucu aktivitas khas ABG Indonesia selepas sahur.

(NR)

Comment di sini