7 Jenis “Pemerkosa” Hashtag

by
July 11th, 2013 at 10:08 am

New York (CiriCara.com) – Ada tujuh jenis orang yang sering memaksakan penggunaan hashtag atau tagar baik di media sosial maupun di dunia nyata.

hashtag

Hashtag – Ist

Pengelompokan ini dilakukan oleh Jeff Wilser yang menulis untuk New York Magazine. Tagar merupakan tanda “#” yang acap digunakan di media sosial seperti Twitter, Instagram, dan Facebook.

Tanda dianggap bermanfaat untuk mengampanyekan sesuatu seperti iklan, acara konser, atau isu global. Tagar muncul sebagai sarana yang berguna, namun seperti senjata dan agama, tanda ini lalu diperlakukan dengan sembarangan oleh manusia.

Berikut ini adalah ketujuh jenis “pemerkosa” tagar menurut Wilser:

  1. Hashtag Stuffer: Menggunakan beberapa tagar pada setiap tulisan mereka dan bahkan menambahkannya dalam kata-kata secara acak di dalam tulisan yang diunggah. Misal: “Aku mau #makan di #restoran #tapi #ga punya #uang.”
  2. Verbal Hashtagger: Orang-orang yang masuk jenis ini menggunakan kata “hashtag” dalam percakapan sehari-hari di dunia nyata.
  3. Hashtag Stringer: Menyambungkan beberapa kata untuk membentuk tagar yang panjang. Misal: “#presidenkitasukamenyanyisuaranyamerdusekali”
  4. Gratuitous Event Hashtagger: Menggunakan tagar suatu acara secara berlebihan ketika sedang menghadiri acara tersebut seperti menulis #PestaUltahSusanti dalam postingannya untuk mengumumkan kepada dunia bahwa dia sedang menghadiri perayaan ulang tahun kawannya yang bernama Susanti.
  5. Hash Swagger: Menggunakan tagar suatu acara yang dianggap prestisius untuk menyombongkan diri. Misal: “Lagi nonton #KonserMetallicaWaow di deretan terdepan, kurang keren apa gue”
  6. Hack-tagger: Menggunakan tagar yang digunakan untuk perusahaan, merek, dan politisi untuk melancarkan protes. Misal: “#CintaPKS #CintaSapi”
  7. Crutch Hastagger: Menggunakann tagar secara berulang-ulang di berbagai situs media sosial untuk menegaskan isi suatu postingan.

Baca juga: Cara Memaksimalkan Fitur Hashtag/Tagar di Twitter

(hp)

Daily Mail

Comment di sini