Sanksi untuk BlackBerry Mencapai Rp 15 Miliar

by
July 11th, 2013 at 4:50 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Lumpuhnya layanan BlackBerry yang terjadi pada pekan lalu masih menjadi perbincangan hingga hari ini.

BlackBerry - Ist.

BlackBerry – Ist.

Menurut Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), BlackBerry harus memberi ganti rugi kepada pelangganya karena gangguan layanan tersebut.

Diberitakan oleh Liputan6.com, sanksi yang harus diberikan pemerintah kepada BlackBerry bisa diberikan lewat operator yang menyediakan layanan untuk BlackBerry. Sanksinya bisa berupa pengembalian pulsa (refund) yang dibayarkan langsung ke nomor pelanggan.

Nonot Hartono selaku anggota dari BRTI menyarankan apabila gangguan terjadi selama 4 jam maka operator bisa membayar Rp. 1.000 ke setiap pelanggan. Jika dikalikan dengan pengguna BlackBerry di Indonesia saat ini, maka sanksi bisa mencapai Rp. 15 miliar.

“Hitung saja pelanggan BlackBerry di Indonesia sekarang ada sekitar 15 juta, maka sanksi untuk BlackBerry kan sekitar 15 milyar,” katanya.

Selama ini, BlackBerry memang belum pernah memberitahukan kepada pelanggan tentang gangguan yang akan terjadi. Oleh karena itu, ketika gangguan terjadi secara mendadak, yang dirugikan adalah konsumen.

Nonot mengungkapkan bahwa pihaknya sudah sejak lama meminta BlackBerry untuk menyediakan domestic routing bagi para pengguna BlackBerry di Indonesia. Hal ini dilakukan agar trafik data tidak perlu ‘mampir’ dulu ke data center BlackBerry di Kanada.

Meski sudah mendapat ancaman dari BRTI dan pihak Kementerian Telekomunikasi dan Informatika (Kominfo), BlackBerry belum mau berkomentar banyak atas sanksi yang mengancamnya.

Selama tahun 2012, BlackBerry di Indonesia sudah 5 kali mengalami gangguan di berbagai layanan terutama BlackBerry Messenger. BlackBerry juga sempat mengalami kelumpuhan untuk layanan email dan browser beberapa kali.

Pada bulan Mei dan Juli 2013, BlackBerry kembali mengalami gangguan koneksi internet dan menimbulkan kehebohan di dunia maya terutama Twitter karena pengguna tidak bisa mengakses layanan BlackBerry. (RN)

Comment di sini