Mencicipi Masakan Saat Puasa, Batalkah?

by
July 12th, 2013 at 2:48 pm
Mencicipi Masakan

Memasak – Ist

CiriCara.com – Agar masakan yang dimasak terasa enak dan nikmat, biasanya para ibu-ibu selalu mencicipi rasanya sebelum dihidangkan. Tapi, bagaimana jika sedang menjalankan ibadah puasa? Apakah mencicipi masakan bisa membatalkan puasa?

Seperti dikutip dari Tribunnews.com, dosen IAIN Antasari Banjarmasin, Hj Masyithah Umar menjelaskan bahwa ada beberapa pendapat fuqaha mengenai hukum mencicipi masakan saat berpuasa.

Berikut penjelasan dari masing-masing pendapat fuqaha yang diungkapkan oleh Hj Masyithah Umar:

1. Pendapat Syafi’iyah

Menurut pendapat ini, mencicipi masakan demi menghidangkan makanan yang enak hukumnya boleh. Namun, saat mencicipi tidak boleh ditelan, harus diludahkan kembali. Jika sampai tertelan atau bahkan sampai terasa kenyang, maka puasanya batal dan harus puasa lagi di lain hari di luar Ramadan.

2. Golongan Malikiyah

Golongan Malikiyah berpendapat bahwa mencicipi masakan saat berpuasa hukumnya boleh. Namun, apabila masakan tersebut masuk ke perut walau tidak disengaja, maka puasanya batal dan harus mengqada (puasa lagi di lain hari di luar Ramadan).

3. Golongan Hanabillah

Menurut golongan ini, mencicipi masakan saat berpuasa hukumnya makruh apabila tidak diperlukan. Baca juga: Bolehkah Menggosok Gigi Saat Puasa?

4. Golongan Hanafiyah

Golongan Hanafiyah berpendapat bahwa mencicipi masakan saat berpuasa hukumnya makruh, kecuali untuk juru masak. Itu artinya, orang yang berprofesi sebagai koki (untuk hidangan orang lain) masih diperbolehkan mencicipi masakan.

Ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa mencicipi makanan diperbolehkan bagi perempuan dan koki. Namun perlu diperhatikan, mencicipi makanan hanya sebatas ujung lidah saja dan tidak boleh ditelan (hanya untuk mengetahui rasanya), setelah itu diludahkan kembali.

Jika makanan tersebut sampai tertelan, maka batallah puasanya, dan harus menggantinya di hari yang lain. (YG)

Comment di sini