Pasar Ramadan Berdiri di Tepi Gereja

by
July 17th, 2013 at 3:06 pm
Pasar Ramadan

Pasar Ramadan – Ist

Kupang (CiriCara.com) – Pasar Ramadan sudah menjadi hal yang biasa dijumpai saat umat muslim menjalankan ibadah puasa. Namun ada yang unik dari pasar Ramadan yang ada di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasar Ramadan itu berdiri di tepian Gereja Katolik Kristus Raja Kupang dan Bank Mandiri. Tidak hanya umat muslim, warga non muslim juga ikut memadati pasar yang terletak di trotoar Jalan Ir Soekarno itu.

Menurut Sulaiman, warga Kota Kupang, pasar Ramadan itu hanya ada saat bulan puasa saja. Pasar Ramadan ini menyajikan beraneka macam kue, makanan, dan minuman ringan yang cocok jadi menu buka puasa.

“Itu pasar Ramadan yang baru dibuka khusus untuk menyambut bulan puasa,” tutur Sulaiman.

Setiap sore menjelang waktu maghrib, banyak pengunjung yang datang untuk membeli makanan berbuka puasa untuk dibawa ke rumah. Namun, ada juga pengunjung yang berbuka puasa di pasar Ramadan ini.

“Enak juga menikmati es buah sambil cuci mata di sini,” ucap salah satu pengunjung pasar Ramadan, Paulus Tandon, seperti dikutip dari Republika.co.id, Rabu, (17/7/2013).

Lokasi pasar Ramadan itu dulunya merupakan lokasi dari pasar senja yang sebelumnya dimanfaatkan oleh para pedagang jajanan dari Kelurahan Air Mata, Kupang. Sejak saat itu, tempat tersebut dikenal dengan sebutan JAM (Jajan Air Mata).

JAM dulunya dimanfaatkan untuk berjualan para ibu rumah tangga yang ikut program pemberdayaan yang diusung oleh Jeanette Agnes Musakabe, istri Gubernur NTT Herman Musakabe (Massa kepemimpinan, 1993-1998).

Di Kota Kupang ada tiga perkampungan yang banyak ditinggali oleh umat muslim. Ketiga kampung tersebut adalah Kelurahan Air Mata, Bonipoi, dan Kampung Solor. Kebanyakan mereka merupakan keturunan Arab.

Tidak hanya berbagi tempat untuk mengadakan pasar Ramadan, umat muslim di Kupang juga mampu hidup berdampingan dengan umat agama lain. Tidak ada persoalan atau perselisihan antara umat Islam dengan umat agama lainnya, semuanya hidup dengan damai.

(YG)

Comment di sini