Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Operasi Caesar

by
July 19th, 2013 at 1:17 pm

CiriCara.com – Melahirkan merupakan salah satu kodrat seorang wanita. Selain itu, melahirkan juga merupakan tugas mulia namun cukup berat. Banyak pengorbanan yang diperlukan oleh wanita dalam proses melahirkan. Banyak wanita yang merasa ketakutan ketika akan menghadapi proses persalinan.

Ilustrasi melahirkan secara caesar - Ist

Ilustrasi melahirkan secara caesar – Ist

Mulai dari rasa takut akan sakitnya, takut terjadi sesuatu yang tidak diharapkan dalam proses persalinan, dan ketkutan lainnya yang kerap menggelayuti di benak para ibu hamil. Dalam proses melahirkan, si ibu bisa melahirkan anaknya secara normal ataupun caesar.

Melahirkan secara normal tentunya bisa dilakukan oleh ibu hamil mana saja. Sedangkan, ibu yang perlu melahirkan secara caesar jika ada permasalahan pada kondisi si bayi ataupun dirinya sendiri. Misalnya, mengalami kondisi panggul sempit, bayi besar, posisi bayi sungsang, kondisi gawat janin, ibu memiliki permasalahan kesehatan serius, seperti hipertensi, tejadi banyak pendarahan, indikasi adanya tumor di rahim, dan lain sebagainya.

Baca juga: Cara agar tidak melahirkan secara caesar

Namun seiring perkembangan zaman, melahirkan secara caesar juga dilakukan ibu hamil ketika ingin anaknya lahir di tanggal cantik atau tanggal sesuai dengan keinginannya. Melahirkan secara caesar memang tidak merusak organ intim wanita karena melalui perut. Namun, di perut si ibu nantinya akan ada bekas sayatan dan jahitan yang akan bisa mengurangi keindahan perut. Selain itu, ada beberapa hal lain juga yang juga tak boleh dilakukan si ibu setelah melakukan operas caesar.

Apa saja? Dilansir dari Boldsky.com, berikut 5 hal yang tak boleh dilakukan setelah operasi caesar:

1. Melakukan perjalanan jauh

operasi caesar - Ist

operasi caesar – Ist

Setelah melahirkan secara caesar, si ibu harus berhati-hai saat pulang dari rumah sakit. Gunakan bantalan kursi mobil saat duduk. Selain itu, jangan juga melakukan perjalanan jauh dan duduk berlama-lama di dala mobil sampai beberapa bulan sampai kondisi Anda benar-benar sembuh.

2. Makanan penyebab gas

Sebaiknya, jangan mengonsumsi makanan penyebab gas dahulu pascaoperasi caesar. Makanan yang mengandung gas itu, seperti kol, brokoli, lobak, kembang kol, dan jamur. Anda baru bisa mengonsumsinya setelah benar-benar sembuh.

3. Makanan penyebab sembelit

Berbagai jenis makanan penyebab sembelit juga harus Anda hindari, seperti daging merah, produk susu, gula, dan lan sebaganya. Makanan penyebab sembelit bisa meningkatkan rasa sakit pada sayatan bekas caesar.

4. Megangkat beban berat

Alangkah baiknya, setelah operasi caesar Anda jangan megangkat beban berat dahulu karena bisa menekan perut. Selain itu, jangan juga naik turun tangga karena bisa meningkatkan rasa sakit pada bekas operasi.

Itulah hal-hal yang tak boleh dilakukan setelah operasi caesar. Jangan lupa juga untuk kontrol dan mengikuti saran dokter. Biasanya, pascabedah operasi caesar menyebabkan stres dan trauma bagi si ibu. Untuk itu, tetaplah mengonsumsi obat yang diberikan dokter dan jangan terlalu lelah beraktivitas. (NR)

Comment di sini