Komentar Ganjar Pranowo Soal Kisruh FPI dan Warga Kendal

by
July 19th, 2013 at 1:13 pm

Kendal (CiriCara.com) – Kerusuhan yang terjadi antara ormas Front Pembela Islam (FPI) dan warga Kendal kemarin, 18 Juli 2013 sempat membuat suasana kota Kendal mencekam.

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah / Kompasiana

Kerusuhan yang berawal dari aksi sweeping yang dilakukan oleh FPI tersebut membuat polisi harus turun tangan menghadapinya. Dari proses hukum yang berlanjut, 3 orang anggota FPI sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Kasus ini tentu banyak menarik perhatian dari berbagai kalangan. Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo juga ikut berpendapat soal kasus ini. Ia menegaskan kepada polisi agar tidak ragu untuk menindak tegas para pelaku kekerasan dan kriminalitas di Jawa Tengah.

Menurutnya aksi sweeping yang dilakukan oleh FPI di Kendal adalah sebuah tindakan yang tidak tepat karena FPI sendiri sudah melanggar hukum yang berlaku.

Politisi yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut menilai bahwa masyarakat Kendal adalah masyarakat yang toleran dan tidak suka dengan kekerasan. Buktinya, warga Kendal melakukan perlawan spontan kepada FPI saat salah satu warganya dilukai

“Secara spontan bahwa tindakan (sweeping) itu tidak disukai masyarakat Kendal, dan masyarakat responsif. Artinya ada benih-benih kesadaran bersosial yang merata, dan tindakan spontan warga itu sebagai cikal bakal, potensi yang baik untuk menjaga ketertiban,” kata Ganjar kepada sumber berita.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Ganjar akan menggandeng para ulama untuk menciptakan kerukunan di wilayah Jawa Tengah. Sementara setelah mendapat penanganan dari kepolisian, situasi di Kendal berangsur-angsur aman. (RN)

Comment di sini