Hitungan Pembulatan Harga Saat Redenomasi Rupiah

by
July 22nd, 2013 at 4:57 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Jika redenominasi rupiah mulai dilaksanakan pada awal Januari 2014 maka akan ada banyak hal yang dirubah.

Redenominasi rupiah

Redenominasi rupiah – Liputan6

Redenominasi rupiah sendiri bertujuan untuk mengurangi angka nol pada satuan uang namun tidak mengubah nilai.

Misalnya saja, Rp. 100.000 akan setara dengan Rp. 100. Bila redenominasi diberlakukan untuk pembulatan harga, maka hal tersebut sudah diatur dalam naskah akademik RUU Perubahan Harga Rupiah.

Dilansir dari Detik.com, bagi konversi pecahan bernilai kurang dari 1 sen maka akan dibulatkan ke sen terdekat. Pembulatan tersebut berdasarkan ketentuan nilai 0,5 sen atau lebih maka akan dibulatkan ke atas. Sedankan nilai yang kurang dari 0,5 sen akan dihilangkan.

Misalnya saja, harga Rp. 17.885 akan dibulatkan menjadi Rp. 17,89 sedangkkan Rp. 17.831 akan dibulatkan menjadi Rp. 17,83. Pembulatan ini berlaku bagi segala barang kecuali untuk harga minyak dan gas dalam satuan liter/barel, LPG dalam jumlah besar, air, listrik, dan telepon, harga saham, serta mata uang asing.

Untuk mata uang asing yang ditukar dengan kurs USD nilai desimal kurang dari 0,5 sen tidak akan dihilangkan. Jadi jika kurs dolar Rp. 9.573 dan Anda ingin menukar USD 10 dengan mata uang rupiah maka Anda mendapat Rp. 95.730

Redenominasi rupiah akan berlaku mulai 1 Januari 2014 dengan beberapa penyesuaian terhadap uang lama. Sosialisasi juga dikabarkan akan segera diberlakukan dalam waktu dekat. (RN)

Comment di sini