Seorang Wanita Tewas Digigit Semut

by
July 22nd, 2013 at 8:58 am

Georgia (CiriCara.com) – Seorang wanita berusia 65 tahun tewas setelah digigit semut saat tengah bersantai di samping kolam renangnya di Georgia, AS.

Semut api, racun semut api, gigitan semut api

Semut api – Nopests

Jenny Pomeroy, nenek yang nahas tersebut, tewas karena racun yang dikeluarkan oleh gigitan semut api.

Daily Mail menyebutkan Jenny menderita alergi terhadap racun semut dan membawa alat penginjeksi racun otomatis, namun nyawanya tak bisa diselamatkan.

Wanita yang telah 17 tahun memimpin sebuah organisasi nirlaba yang berkampanye untuk mencegah kebutaan tersebut tewas di rumah sakit karena komplikasi yang diderita.

Baca juga: Model Foto Tewas Tenggelam Saat Pemotretan

“Ini sulit dipercaya dan tidak terduga,” ungkap rekan kerja Pomeroy, Laurie Irby.

“Jenny tahu dia alergi semut api dan selalu waspada terhadap apa yang ada di sekitarnya,” tambahnya.

Bagi sebagian besar orang, gigitan semut api bisa menyebabkan kulit gatal-gatal, bilur, dan bengkak. Tetapi bagi orang yang alergi, racunnya bisa membuat muntah-muntah, sesak napas dan susah menelan, dan dalam kasus yang lebih parah, tekanan darah menurun drastis.

Di AS, Atlanta merupakan kawasan yang bermasalah besar dengan semut api yang diduga datang ke negara ini pada 1930-an lewat kapal perdagangan.

Baca juga: Ciri Terkena Gigitan Tomcat dan Cara Mengatasinya

Semut api bisa ditemukan setidaknya di 13 negara bagian. Semut-semut ini menggigit korbannya sebelum memasukkan racun ke tubuh. Orang tua yang menderita alergi bisa mengalami komplikasi yang lebih parah.

Perawatan untuk penderita alergi racun semut api sebenarnya sudah ada, namun banyak yang belum tahu.

Dr. Stanley Fineman dari klinik Atlanta Allerfy and Asthma mengungkapkan, “Perawatan terbaik adalah dengan suntikan alergi karena sangat efektif membantu pasien membangun toleransi sehingga ketika mereka digigit lagi, tidak ada reaksi.”

(hp)

Daily Mail

Comment di sini