Ustadz Yusuf Mansur: Dana Terkumpul Rp 20 Miliar

by
July 22nd, 2013 at 4:19 pm
Yusuf Mansur

Ustadz Yusuf Mansur – Ist

Jakarta (CiriCara.com) – Ustadz Yusuf Mansur akhirnya melapor ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait usaha investasinya, Patungan Usaha. Yusuf juga mengklarifikasi kabar dana yang telah berhasil ia kumpulkan melalui bisnis tersebut.

Setelah bertemu pihak OJK di Jakarta, Senin (22/7/2013), Yusuf mengatakan bahwa berita dana investasi terkumpul Rp 200 miliar itu keliru. Ustadz yang kondang lewat ajakan dakwah “Wisata Hati” itu mengatakan bahwa dana yang terkumpul saat ini adalah Rp 20 miliar.

“(Dana yang terkumpul) sekitar Rp 20 M-an,” ujar Yusuf, seperti dikutip dari Merdeka.com, Senin (22/7/2013).

Terkait pengolahan dana tersebut, Yusuf mengatakan bahwa saat ini tengah membangun Hotel Siti, di Cengkareng, Banten. Rencananya, hotel tersebut akan digunakan untuk hotel transit para jamaah haji dan umroh.

Meski usaha investasinya itu dinilai ilegal, Yusuf Mansur tetap yakin Hotel Siti bisa segera dibangun. “Ini kan lambang dari kegiatan spiritual yang mesti kita support,” katanya.

Setelah melapor ke OJK, Yusuf mengatakan bahwa dirinya akan segera mengurus beberapa aspek untuk legalitas usahanya. Yusuf juga mengklaim bahwa pihak OJK sudah merestui investasi Patungan Usaha miliknya.

Yusuf mengaku sangat senang karena bisnis Patungan Usaha yang diusungnya itu bisa mendapat kepercayaan dari masyarakat. Melalui bisnis ini, Yusuf pun menjanjikan imbal hasil maksimal 8 persen dari keuntungan hotel setelah beroperasi.

“Kalau kurang dari 8 persen itu nasib ente,” kata Yusuf.

Mengenai kabar dana yang terkumpul sampai Rp 200 miliar, Yusuf menganggapnya sebagai doa. Namun, Yusuf menegaskan bahwa uang yang berhasil dikumpulkannya saat ini hanya Rp 20 miliar.

“Saya diberitakan ratusan miliar, saya bilang amin,” cetusnya.

Hingga saat ini Yusuf masih menutup pendaftaran investor baru di investasi “Patungan Usaha” yang diusungnya. Dia memutuskan untuk menutup sementara usahanya setelah mendapat arahan dari Menteri BUMN Dahlan Iskan.

(YG)

Comment di sini