Cara Kabur dari Perjodohan Buatan Orangtua

by
July 23rd, 2013 at 11:54 am

CiriCara.com – Perjodohan antara satu anak dan anak lainnya masih bisa ditemukan walau banyak yang telah menyuarakan penentangan.
Biasanya, perjodohan erat kaitannya dengan tradisi. Tapi, perjodohan sudah benar-benar keterlaluan jika ada faktor uang yang menjadi latar belakang.

kawin paksa, perjodohan

Ilustrasi kawin paksa – Ist

Jika kamu termasuk salah seorang korban perjodohan karena faktor uang, kamu punya landasan yang kuat untuk menolaknya. Bila kasusnya berkaitan dengan tradisi, kamu masih bisa menolak, tapi dengan konsekuensi yang lebih besar seperti dikucilkan oleh keluarga besar.

Baca juga5 Mitos Tentang Jodoh

Berikut ini adalah sejumlah cara unik yang bisa dilakukan untuk kabur dari perjodohan yang dirancang orangtua, KHUSUS UNTUK PEREMPUAN:

1. Ceritakan kisah Sitti Nurbaya

Sitti Nurbaya terpaksa menikah dengan Datuk Meringgih karena ayahnya terbelit utang. Namun, akhirnya Sitti tewas di tangan Meringgih yang kaya raya namun berhati kejam. Ceritakan inti kisah karya Marah Rusli ini kepada orangtuamu. Hayati dengan penuh perasaan sehingga cerita bisa menyentuh sampai ke lubuk hati mereka. Akhiri dengan kalimat “Papa mama mau aku mati kayak Sitti Nurbaya?” sambil menangis.

2. Kabur beberapa hari

Bekerjasamalah dengan kawanmu. Mintalah bantuan agar bisa menginap barang sehari-dua hari di rumahnya. Sebelum meminta bantuan, pastikan kawanmu itu datang dari keluarga penentang perjodohan. Jika mereka berada di pihak yang berseberangan, kamu memang dibolehkan menginap. Tapi siap-siap pagi harinya orangtua kamu sudah siap menjemputmu pulang.

3. Bohong

Berbohong itu memang perbuatan tercela. Tapi, ada yang dinamakan kebohongan putih atau berbohong untuk kebaikan. Bila kamu tidak mau kawin paksa, bilang saja bahwa kamu sudah menjalin hubungan dengan pria mapan yang sekarang sedang kerja di Prancis atau Inggris. Cara ini lebih mujarab kalau kamu punya kenalan bule yang pura-puranya menjadi pacarmu. Kalau tidak ada bule, cari pria yang bergaya perlente dan berbodi layaknya model.

4. Mengancam

Ancaman bisa membelokkan rencana keputusan seseorang. Seorang gadis berusia 11 tahun asal Yaman baru-baru ini mengancam akan bunuh diri daripada dipaksa menikah. Akhirnya, dia tidak jadi menikah dan berhasil diselamatkan pamannya. Ancaman bunuh diri bisa jadi adalah cara yang paling manjur. Bila ingin mendapat lebih banyak perhatian, rekam ancamanmu dan unggah di YouTube lalu sebarkan lewat Facebook, Twitter, Instagram, Tumblr, Vine, Kaskus, dan lain-lain.

Perjodohan yang dirancang orangtua memang tidak selamanya buruk. Sebenarnya, kuncinya ada pada orang yang dijodohkan karena hanya dia lah yang bisa menilai orangtua dan calon suami yang dipilihkan. Jika memang calon suami benar-benar baik, kenapa tidak? Selamat mencoba!

Baca juga: Gambar Lucu: Cari Jodoh di Facebook

(hp)

Comment di sini