Habib Selon: Siapa yang Berani Membubarkan FPI?

by
July 23rd, 2013 at 2:30 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) sedang menjadi sorotan karena aksi bentrok dengan warga Kendal yang terjadi pekan lalu.

Habib Selon, Ketua FPI Jakarta

Habib Selon, Ketua FPI Jakarta – Suara Umat

Aksi bentrok yang sempat menimbulkan korban jiwa tersebut mendapat kecaman keras dari berbagai pihak termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengatakan bahwa FPI telah mencederai ajaran agama Islam.

Politis lainnya yang ikut menyoroti tindakan FPI di Kendal itu adalah Ruhut Sitompul. Ruhut menyarankan agar sebaiknya FPI segera dibubarkan karena sering bertindak anarkis.

Menanggapi ancaman pembubaran tersebut, Ketua FPI Jakarta, Habib Salim Alatas justru menantang pihak yang ingin membubarkan FPI.

“Siapa yang mau bubarkan?, Siapa yang berani membubarkan FPI?,” kata Habib Selon itu kepada sember berita, Okezone.com, Senin 22 Juli 2013.

Habib mengatakan bahwa aksi yang telah dilakukan oleh FPI tersebut adalah untuk menumpas kemaksiatan yang terjadi di Bulan Suci Ramadan. Ia mengatakan bahwa sebelumnya FPI sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum sebelum melakukan sweeping.

Bahkan rencananya FPI Jakarta akan turun dan melakukan pengawas terhadap tempat maksiat yang nekat buka di bulan Ramadan pada tanggal 26 Juli 2013 nanti.

Pihak FPI meminta pemerintah dan media tidak terlalu menggubris aksi yang dilakukan oleh FPI. Ormas ini menyarankan agar pemerintah lebih memikirkan cara memberantas korupsi di Indonesia.

Kemarin, Ketua FPI pusat, Habieb Rizieq Syihab ikut berkomentar terhadap insiden yang terjadi di Kendal. Ia berkomentar bahwa   semua tuduhan yang dilontarkan kepada FPI oleh Presiden SBY adalah salah.

Bahkan tak tanggung-tanggun, Habieb Rizieq menyebut Presiden SBY sebagai pecundang.

“Kasihan, ternyata SBY bukan seorang negarawan yang cermat cermat dan teliti dalam menyoroti berita. Tapi hanya seorang pecundang yang suka sebar fitnah dan bungkam terhadap maksiat. Seorang presiden muslim menyebar fitnah dan membiarkan maksiat, ditambah lagi melindungi Ahmadiyah dan aneka mega skandal korupsi, sangatlah mencederai Ajaran Islam,”  komentar Rizieq seperti dikutip oleh Okezone.com, Minggu, 21 Juli 2013. (RN)

Comment di sini