Kemendagri Beberkan Syarat Pembubaran FPI

by
July 24th, 2013 at 2:17 pm

Jakarta (CiriCara.com)Front Pembela Islam (FPI) kembali disorot karena bentrok dengan warga Kendal yang terjadi pada pekan kemarin.

FPI terancam dibubarkan

FPI terancam dibubarkan – Ist.

Bentrok yang terjadi pada hari Rabu dan Kamis pekan lalu, 17 dan 18 Juli 2013, menimbulkan persepsi bahwa FPI adalah sebuah ormas anarkis karena sering melakukan kekerasan saat melakukan sweeping.

Akibatnya banyak pihak mendesak agar FPI segera dibubarkan karena  FPI dianggap tidak hanya sekali ini saja melakukan kekerasan.

Menanggapi desakan pembubaran FPI tersebut, pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan bahwa ada syarat mutlak yang harus dipenuhi agar ormas anarkis bisa dibubarkan.

“Kalau ada pelanggaran, harus ada buktinya. Ada pembuktian dari Polri,” kata Dirjen Kesbangpol Kemendagri A Tanribali Lamo, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 23 Juli 2013 kepada sumber berita, Tribunnews.com.

Bukti pelanggaran ormas tersebut memang diperlukan agar tidak terlihat adanya intervensi dalam penegakan hukum. FPI tidak bisa dibubarkan begitu saja karena Kemendagri harus melalui beberapa prosedur seperti teguran pertama, kedua, ketiga, dan penghentian sementara. Setelah itu ormas bermasalah dapat dibubarkan dan dibekukan lewat putusan Mahkamah Agung (MA).

FPI dituding sebagai dalang bentrok di Kendal karena melakukan sweeping secara anarkis. Aksi FPI ini mendapat sorotan dari berbagai pihak termasuk politikus.

Presiden SBY bahkan sempat berkata bahwa aksi anarkis FPI telah mencederai agama Islam. Bahkan negara-negara di Timur Tengah yang mayoritas dihuni oleh warga Muslim tidak setuju dengan tindakan FPI.

Pernyataan SBY tersebut dibantah oleh Ketua FPI Indonesia, Habib Rizieq. Menurutnya, SBY adalah seorang pemimpin pecundang karena tidak berani bertindak seperti FPI. (RN)

Comment di sini