Dibilang Sakit Jiwa, Ahok: Saya Memang Sakit

by
July 26th, 2013 at 4:10 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Wakil Gubernur DKI Jakarta tampaknya sedang mendapat serangan dari berbagai pihak yang tidak berkenan dengan gaya memimpinnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahok

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahok / Ist.

Setelah dilaporkan oleh seorang warga Fatmawati karena kasus Mass Rapid Trans (MRT), Ahok mendapat kritikan pedas dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Lulung Lunggana yang meminta dirinya dites kejiwaan sehubungan dengan pernyataan keras tentang penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Tanah Abang.

Menanggapi hal ini, Ahok terlihat santai. Menurut orang nomor dua di DKI Jakarta ini, dirinya sudah pernah sakit jiwa namun lolos tes kejiwaan.

“Kan kalau jadi caleg harus tes kejiwaan dulu. Kalau saya sakit jiwa, saya memang sudah sakit jiwa cuma ukurannya masih loloslah. Kalau saya nggak lolos berarti pas tesnya juga saya nggak lolos,” kata Ahok dengan nada santai seperti dikutip oleh Detik.com.

Dalam pernyataan tersebut, Ahok juga menegaskan bahwa ia tidak pernah menyebut tentang oknum DPRD yang berada di balik bentrokan dengan PKL Tanah Abang.

“Saya nggak pernah bilang ada oknum DPRD. Saya kira kalau pun ada nggak akan berani muncul ya. Malu dong kalau emang betul-betul ada. Saya sih nggak percaya ada oknum DPRD yang terlibat di dalamnya. Masa berarti dia melanggar Perda sendiri gitu loh,” lanjut Ahok lagi.

Ahok ternyata juga sering dibilang sakit jiwa oleh koleganya saat ia memutuskan untuk maju mencalonkan diri menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Koleganya itu sempat meragukan kemampuan Ahok karena di Jakarta terdapat berbagai macam kepentingan dari oknum yang berbeda.

Sebelumnya Lulung menyebut Ahok perlu memeriksakan kejiwaannya karena sering berkomentar kasar terhadap PKL Tanah Abang.

“Anda (PKL-red) nggak minta maaf sama orang Jakarta semua bikin macet, dudukin tanah orang. Enak aja emang moyang dia raja, ratu apa?” komentar Ahok beberapa waktu lalu.

Selain itu, Ahok juga menyebut para PKL itu ngeyel. Ia juga akan memenjarakan PKL yang keras kepala dan tidak mau diatur. Karena tidak terima, Lulung lalu mengomentari pendapat Ahok.

“Ahok bilang ada oknum DPRD Tanah Abang, sekarang saya bilang saya jawab nih, Wakil Gubernur harus diperiksa kesehatan jiwanya. Karena selama ini ngomongnya selalu sembarangan,” ujar Lulung di DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 25 Juli 2013 seperti dikutip oleh sumber berita. (RN)

Comment di sini