Isi Percakapan Ahok Telpon Haji Lulung

by
July 30th, 2013 at 9:05 am
Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Ist

Jakarta (CiriCara.com) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) didemo oleh sejumlah massa dari Rakyat Jahit Mulut Ahok (Rajjam Ahok), Senin (29/7/2013). Mereka memprotes pernyataan Ahok soal Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Haji Lulung Lunggana.

Setelah menerima para pendemo di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Ahok pun menenangkan pendemo dengan menelepon Haji Lulung. Ahok memperdengarkan percakapannya dengan Haji Lulung di hadapan para pendemo.

Berikut isi percakapan antara Ahok dengan Haji Lulung, seperti dikutip dari detik.com, Selasa (30/7/2013):

Ahok: Iya Pak Haji Lulung, saya Ahok.

Haji Lulung: Gini Pak Ahok, saya dikasih tahu mereka mau demo. Saya tidak suruh bergerak. Persoalannya mereka tersinggung karena mereka dengar soal omongan tentang saya nggak tahu Perda.

Haji Lulung: Saya ingin Pak Ahok menyikapi UU Nomor 32/2004 tentang Wakil Gubernur dan norma menjalankan pemerintahan. Terlalu banyak komentar yang berkembang di luar.

Ahok: Iya kalau gitu kita nggak usah bicara terus. Kita ketemuan saja berdua.

Haji Lulung: Jangan sampai institusi saya (DPRD) juga ngomong. Kalau Bapak sudah ngerti, itu kan Bapak ngomongin soal bego dan gila. Jadi saya bilang ke anak-anak silakan demo asal jangan rasis.

Ahok: Kalau rasis saya lawan sampai mati. Terima kasih sudah tidak rasis. Karena saya juga tidak suka dengan orang rasis.

Haji Lulung: Bapak juga jaga omongannya jangan sembarangan bilang tolol. Jangan kayak gitu.

Ahok: Iya iya. Saya tahu Jakarta memang lebih banyak orang pintar. Kita ketemu biar masalah selesai, tidak panjang, stop berargumen.

Haji Lulung: Iya. Oke.

Setelah mendengarkan percakapan Ahok dengan Haji Lulung, para pendemo pun meninggalkan ruangan. Kepada media, para pendemo pun mengklaim bahwa Ahok sudah meminta maaf kepada Haji Lulung.

Sebelumnya, Ahok menganggap Haji Lulung tidak tahu Perda tentang Ketertiban Umum yang dibuatnya sendiri. Ahok pun menilai Haji Lulung tidak layak untuk jadi anggota DPRD karena malah mengajak para PKL Tanah Abang untuk melanggar Perda tersebut.

Haji Lulung sendiri merupakan seorang tokoh Pasar Tanah Abang yang disegani. Saat ini Haji Lulung menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

(YG)

Comment di sini