Profil Haji Lulung Lunggana

by
July 30th, 2013 at 10:07 am
Haji Lulung Lunggana, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

Haji Lulung Lunggana / Ist.

Jakarta (CiriCara.com) – Nama Haji Lulung Lunggana mendadak terkenal akhir-akhir ini sejak kebijkan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) Tanah Abang mencuat. Siapakah Haji Lulung sebenarnya?

Haji Lulung Lunggana sendiri dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga seorang petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia juga dikenal sebagai tokoh muda Betawi asal Tanah Abang.

Ditulis oleh Merdeka.com, lahir di Jakarta, 24 Juli 1959, awalnya Lulung adalah pengumpul sampah kardus bekas dan barang bekas. Ia lalu terjun dalam usaha pengamanan di Tanah Abang.

Ia lalu mendirikan beberapa perusahaan antara lain PT Putraja Perkasa, lalu PT Tujuh Fajar Gemilang, dan PT Satu Komando Nusantara. Perusahaan yang didirikan ini disesuaikan dengan bidang Lulung, yaitu jasa keamanan, perparkiran, dan penagihan utang.

Sebelum menjabat jabatan yang sekarang, Haji Lulung adalah Ketua DPC PPP Jakarta Pusat. Selain itu, ia juga dikenal sebagai seorang Ketua Pemuda Panca Marga DKI Jakarta dan Sekretaris Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi.

Haji Lulung juga dikenal sebagai tokoh Tanah Abang yang disegani oleh ribuan orang yang akhirnya menjadi tenaga kerja produktif di berbagai sentra bisnis Tanah Abang.

Pria ini juga sangat fokus terhadap bidang keagamaan. Ia mendirikan Taman Pendidikan Agama (TPA) di setiap Rukun Warga (RW) di seluruh DKI Jakarta.

Dalam waktu dekat ini, Lulung juga berniat untuk mendirikan sanggar-sanggar budaya Betawi di Jakarta untuk memberikan pendidikan budaya Betawi pada generasi muda.

Sedangkan dalam hal pembinaan masyarakat, Lulung sudah berusaha mendesak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk tidak menelantarkan sekitar 300 juru parkir (jukir) pada jalur busway yang ditutup Pemprov.

Haji Lulung sempat berkomentar terhadap aksi sikap Ahok yang terkesan ceplas ceplos saat berkomentar tentang PKL Tanah Abang. Bahkan ia juga menuding Ahok sakit jiwa karena sikap dan komentarnya yang keras. (RN)

Comment di sini