SBY Disadap, Sistem Komunikasi Presiden Dianggap Jadul

by
July 30th, 2013 at 4:50 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Fakta penyadapan SBY yang dilakukan oleh Australia dan Inggris pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) 2009 di London tampaknya membuat sistem pengamanan di Indonesia harus berbenah.

Presiden SBY disadap oleh Australia

Presiden SBY disadap oleh Australia / Zimbio

Banyak pihak menilai bahwa penyadapan yang dilakukan oleh pihak asing terhadap orang nomor satu di Indonesia ini adalah bukti bahwa Indonesia belum memiliki perangkat pelindung komunikasi presiden yang modern.

“Kami tentu jadi heran apa iya ini pengaman sistem komunikasi presiden benar ketinggalan zaman, atau memang teknologi intelijen mereka yang tidak mau kita imbangi,” kata Anggota Komisi I DPR RI, Helmy Fauzi kepada sumber berita, Tribunnews.com, Selasa, 30 Juli 2013.

Dengan adanya penyadapan tersebut, sudah saatnya bagi pemerintah untuk membenahi perangkat sistem komunikasi bagi Presiden agar peristiwa penyadapan tidak lagi terulang. Apalagi Presiden SBY sekarang lebih banyak aktif di dunia maya terutama Facebook dan Twitter.

Pemerintah Indonesia sebaiknya tidak tinggal diam dan lekas  bertindak tegas terhadap insiden yang terjadi karena bukan untuk pertama kalinya penyadapan terhadap Indonesia pernah dilakukan.

Awal mula penyadapan terhadap Presiden SBY dalam KTT 2009 lalu diberitakan oleh Fairfax Media yang menyebutkan bahwa Badan Intelijen dari Amerika Serikat dan Inggris telah melakukan penyadapan tersebut.

Namun dari penyadapan tersebut, pemerintah Australia di bawah kepemimpinan Kevin Rudd mengaku mendapat keuntungan

Dengan hasil penyadapan itu, maka Australia mendapat dukungan diplomatik dalam mendapat dukungan termasuk memenangkan kursi jabatan di dewan keamanan PBB. Tanpa hasil sadapan tersebut maka Australia tidak dapat memenangkan jabatan tersebut. (RN)

Comment di sini