THR Belum Dibayar Hingga H-7? Lapor ke Nomor Ini

by
July 31st, 2013 at 11:23 am
THR wajib dibayarkan kepada karyawan h-7

THR wajib dibayarkan kepada karyawan h-7 / Tempo

Jakarta (CiriCara.com) – Meski Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata, banyak buruh yang belum mendapat Tunjangan Hari Raya (THR).

Dilansir dari Tribunnews.com, menurut laporan yang diterima oleh serikat buruh dalam Gebuk PHK (Gabungan Buruh Korban PHK), ada banyak perusahaan yang belum memberi THR kepada para buruh.

Misalnya saja perusahaan di daerah Cakung, Jakarta Timur yang belum memberi THR pada 750 karyawannya.

Selain itu ada juga perusahaan asing yang belum membayar THR kepada 400 buruh. Sebagian besar perusahaan tersebut didominasi oleh perusahaan asal Korea Selatan.

“Ada sekitar 1150 buruh yang berpotensi tidak mendapatkan THR. Ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan Korea,” kata pengacara Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Maruli dalam jumpa pers di Kantor LBH Jakarta, Minggu 28 Juli 2013.

Untuk mengatasi kejadian tersebut maka akan dibuka posko pengaduan bagi buruh yang tidak mendapat THR dan di PHK secara sewenang-wenang.

Sebelumnya Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pernah membuka posko pengaduan bagi buruh atau karyawan yang belum menerima THR namun posko ini sering tak berjalan dengan baik.

Pengaduan kepada Kemenakertrans tersebut sering dijadikan alat transaksi dan hasilnya tidak pernah disampaikan secara langsung kepada buruh.

Maruli menegaskan bahwa THR merupakan hak pekerja sehingga para pekerja atau buruh bisa menuntut hak mereka tersebut. Pengaduan yang masuk ke dalam LBH akan diverifikasi dan ditindaklanjuti. Setelah itu, LBH akan menghubungi perusahaan terkait pengaduan tentang THR tersebut.

“Kita akan jelaskan dari aspek hukum, bahwa THR wajib diberikan, takutnya, perusahaan tidak tahu hukumnya. Setelah itu, mereka harus membayar THR selambat-lambatnya H-7,” jelas Maruli.

Apabila perusahaan tetap tidak mau membayarkan THR maka pihaknya akan mengadukan ke pengawas tenaga kerja yang akan menindak pidana pemilik perusahaan.

Sementara masyarakat yang ingin mengadu masalah THR bisa menghubungi Pusat Pengaduan di LBH Jakarta di nomor 021-3145518. (RN)

Comment di sini