5 Faktor Penyebab Tersedak pada Bayi

by
August 1st, 2013 at 3:38 pm

CiriCara.com – Tersedak terjadi jika ada sesuatu, baik cairan atau benda padat yang masuk atayu menghalangi jalannya pernapasan di anak. Biasanya, anak-anak yang sering tersedak adalah mereka yang usianya masih di bawah 6 bulan. Kenapa?

Ilustrasi bayi tersedak - Ist

Ilustrasi bayi tersedak – Ist

Bayi yang masih dalam usia tersebut masih belum bisa menelan secara refleks, Setelah usianya melewati 6 bulan, refleks menelannya sudah lebih baik. Selain itu, rongga pernapasannya juga menjadi lebih besar. Oleh karena itu, bayi yang usianya sudah di atas 6 bulan sudah bisa mengatur jalannya udara, cairan, maupun makanan yang masuk ke mulutnya sehingga tersedak jarang sekali mereka alami.

Jika bayi tersedak, maka biasanya akan diikuti muntah-muntah. Pertama-tama, dia akan batuk untuk mengeluarkan sesuatu yang menghalangi pernapasannya, lalu muntah secara refleks. Adapun penyebab bayi tersedak, yaitu:

1. Salah menyusui atau memberi makan

Saat menyusui, posisi kepala bayi seharusnya lebih tinggi dari badan atau perutnya. Tujuannya adalah agar cairan yang masuk tidak keluar kembali dan mengganggu jalannya pernapasan. Jika si bayi disusui dalam posisi miring, maka kemungkinan akan tersedak dan muntah. Namun, muntahnya bukan dari mulut atau hidung, melainkan telinga sehingga mengakibakan radang telinga. Alangkah baiknya, jika pemberian ASI atau susu dengan sedikit menegakkan tubuh si bayi.

2. Dipaksa minum susu saat tidur

Ketahuilah bahwa dalam keadaan tidur, refleks menelan si bayi tidak bagus. Jika si ibu memaksakan si bayi untuk meminum susu saat dirinya tidur, maka bisa membuatnya tersedak. Jika memang si bayi lapar atau haus, dirinya juga akan menangis dengan sendirinya. Untuk itu, jangan memaksa bayi untuk meminum susu saat dirinya terlelap.

3. Kerena air liurnya sendiri

Bayi tersedak karena air lirnya sendiri saat tidur sering terjadi. Hal tersebut disebabkan air liur bayi yang kental yang diakibatkan kurangnya cairan. Jika air liur si bayi agak cair, maka kemungkinan tersedaknya lebih kecil.

Mengatasi tersedak - Ist

Mengatasi tersedak – Ist

4. Tak disendawakan dengan baik

Jika seorang ibu memberikan makan atau minum pada bayi secara terus-menerus tanpa disendawakan dengan baik, maka mengakibatkan tersedak. Sebab, pemberian makan dan minum dengan cara tersebut mengganggu jalannya pernapasan si bayi. Untuk mencegah si bayi tersedak, sebaiknya Anda memberikan makannya sedikit demi sedikit saja dan sendawakan si bayi untuk membantu melancarkan jalanya mmakanan.

5. Faktor kelainan bawaan

Selain penyebab di atas, bayi tersedak juga bisa disebabkan karena faktor kelainan bawaan, terutama jika berkaitan dengan refleks menelannya. Jika ini menjadi penyebabnya, maka kemungkinan besar si bayi tetap akan sering tersedak hingga dewasa.

Itulah 5 faktor penyebab tersedak pada bayi. Ketahuilah bahwa bayi yang terdedak bisa mengalami radang paru atau pneumonia. Gejalanya yaitu panas tubuh pada bayi, napasnya bunyi seperti penderita asma, dan batuk-batuk. Untuk itu, hindari untuk melakukan 5 penyebab tersedak di atas agar si bayi tak tersedak.

Baca juga: 7 hal penting yang harus dilakukan ketika anak tersedak

(NR)