Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Pemberani

by
August 13th, 2013 at 11:55 am

CiriCara.com – Menguatkan mental anak agar menjadi lebih berani dalam bertindak merupakan suatu tantangan bagi orang tua.

Cara Mendidik Anak Agar menjadi pemberani

Cara Mendidik Anak Agar menjadi pemberani / Ist.

Pasalnya, tidak mudah bagi orangtua untuk langsung mendikte anak mereka agar menjadi pemberani. Ada beberapa hal yang harus dilakukan agar anak menemukan motivasi dalam diri mereka untuk menjadi lebih berani.

Rasa takut memang merupakan rasa alamiah yang dimiliki oleh manusia termasuk anak-anak. Umumnya ketakutan dalam diri anak-anak  muncul karena orangtua sering menggunakan obyek tertentu untuk membuat mereka menjadi patuh.

Misalnya saja, untuk membuat anak menurut pada padanya, orangtua menggunakan senjata ‘hantu’. “Hiii… kalau keluar rumah nanti kamu diculik hantu.”

Meski terdengar gampang untuk menaklukan si anak, namun justru cara seperti inilah yang menimbulkan ketakutan pada diri si anak sehinga ia menjadi tidak berani dalam mengembangkan dirinya.

Lalu, bagamana cara untuk membuat anak lebih berani meski secara tak langsung telah terkontaminasi oleh ‘ancaman’ orang tua?

1. Jangan sering menakut-nakuti anak

Memang benar jika anak akan lebih menurut pada orangtua jika orangtua menggunakan obyek tertentu sebagai senjata andalan.

Cara paling gampang ini secara tak langsung telah mengintimidasi anak sehingga ia menjadi penakut. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berhenti memakai obyek sebagai tameng untuk membuat anak takut.

 anak takut akan gelap

Ilustrasi anak takut akan gelap / Ist.

2. Jangan menularkan rasa takut Anda pada anak

Jika sebagai orangtua, Anda sering merasa takut atau mempunyai ketakutan terhadap obyek tertentu, jangan biarkan anak Anda mengetahuinya agar mereka tidak meniru ketakutan Anda.

3. Kembalikan keberaniannya

Apabila anak Anda terlanjur takut terhadap obyek atau situasi tertentu, sebagai orangtua, Anda wajib mengembalikan keberaniannya. Lakukan komunikasi terbuka dengan anak Anda dan telusuri akar ketakutannya.

4. Ajak anak berpikir kritis dan logis

Anak Anda juga harus diajarkan bagaimana cara berpikir kritis dan logis sehingga ketakutan terhadap obyek tertentu hilang.

Misalnya saja, saat anak Anda takut terhadap hantu di ruangan yang gelap, coba ajak buah hati Anda tersebut masuk ke dalam ruang gelap dan buktikan bahwa tidak ada hantu di ruangan tersebut.

Memupuk keberanian pada diri anak sejak dini sangatlah penting karena sifat tersebut akan berdampak pada perkembangan dirinya di masa depan. Oleh karena itu, pastikan anak Anda menjadi pemberani dalam segala hal yang ia lakukan. (RN)