Cara Mudah Mengendalikan Keinginan Berbelanja

by
August 13th, 2013 at 9:38 am

CiriCara.com – Belanja adalah kebutuhan dasar manusia modern baik pria maupun wanita.

Cara mengendalikan keinginan berbelanja

Kecanduan berbelanja / Ist.

Sayangnya kegiatan ini didasarkan pada pemenuhan keinginan tanpa mempertimbangkan kegunaan dari barang-barang yang dibeli.

Akibatnya, para shopaholic atau penggila belanja sering tidak menyadari bahwa uang mereka habis sia-sia untuk barang-barang yang tidak terlalu berguna.

Lalu bagaimana cara mengontrol keinginan berbelanja yang sudah kelewat batas ini?

1. Telusuri penyebab utama

Ada asap maka ada api. Jika Anda sangat gemar berbelanja, maka penyebab utama yang memicu keinginan Anda tersebut. Umumnya, gila belanja muncul karena emosi dan juga tuntutan mengikuti trend fashion yang sedang naik daun.

Selain itu, kendalikan diri Anda saat melihat iklan produk dengan aneka diskon besar yang sering muncul di mal-mal, stasiun televisi, dan juga internet.

2. Jangan bergantung pada kartu kredit

Jangan terlalu mengandalkan kartu kredit untuk berbelanja. Meski pembelian barang memakai kartu kredit sudah menjadi hal yang lumrah di zaman modern ini, namun dampaknya akan lebih buruk di akhir bulan. Pisahkan kartu kredit untuk keperluan sehari-hari dan untuk biaya tak terduga.

3. Buat daftar belanja

Pikirkan secara baik-baik produk apa saja yang mendesak dan sangat Anda butuhkan. Pastikan bahwa Anda membeli produk tersebut berdasarkan kebutuhan bukan karena keinginan.

Oleh karena itu, Anda wajib membuat daftar belanja untuk menghindari pembelian barang-barang yang tidak perlu.

4. Bersosialisasi dengan teman dan keluarga

Mengapa Anda perlu bersosialisasi? Jika Anda sering bertemu serta menghabiskan waktu dengan teman serta keluarga Anda maka nafsu belanja Anda bisa sedikit dikendalikan.

5. Datangi psikiater

Jika keinginan belanja Anda terasa seperti kebutuhan pokok yang tidak bisa Anda tinggalkan maka tandanya Anda perlu bantuan. Tdak ada salahnya untuk mencoba datang ke psikiater untuk mendapat pengobatan lebih lanjut karena kecanduan shopping atau belanja seperti ini bisa berhubungan dengan penyakit jiwa. (RN)

Comment di sini