FPI vs Warga Lamongan: Umar Faruk Jadi Tersangka

by
August 13th, 2013 at 10:25 am

Lamongan (CiriCara.com) – Polisi resmi menetapkan Umar Faruk sebagai tersangka dalam kasus bentrokan antara massa Front Pembela Islam (FPI) dan warga di Paciran, Lamongan, yang terjadi pada Senin (12/8) dini hari.

fpi vs warga, fpi vs warga lamongan

Aksi FPI di Monas tanggal 1 Juni 2008 – Ist

Umar Faruk disebut-sebut sebagai pemimpin kelompok FPI Lamongan yang menyerbu Desa Denhok (sebelumnya ditulis Dengok – red) dan melakukan perusakan serta penganiayaan.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Awi Setiyono mengungkapkan FPI terlibat dalam bentrokan ini sesuai dengan fakta hukum yang dihimpun oleh pihak kepolisian di lokasi kejadian perkara.

Keterangan ini sekaligus bertentangan dengan pernyataan FPI pusat bahwa tidak ada organisasi FPI di Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Solehan langsung memimpin sendiri penyisiran di lapangan sesaat setelah bentrokan pecah. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil meringkus 42 FPI Lamongan yang sudah menyiapkan 52 senjata tajam.

Polisi kini tengah memburu tersangka lain bernama Zaenuri alias Zen yang diduga berkaitan erat dengan kasus bentrokan yang mengakibatkan sejumlah orang terluka itu.

Aksi penganiayaan yang dilakukan Zen bersama Viki dan Gondok ,yang disebut merupakan anggota FPI, terhadap Zaenul Efendi, Agus Langgeng, dan Sampurna di sebuah tempat persewaan PlayStation di Dusun Gowa diduga menjadi akar penyebab bentrokan.

Penganiayaan yang terjadi pada 8 Agustus 2013 sekitar pukul 00.00 WIB itu berbuntut pembalasan yang dilakukan Raden dan Said terhadap keluarga Zen.

Pada 11 Agustus 2013 sekitar pukul 23.30 WIB, Raden dan Said mendatangi rumah Zen, namun hanya mendapati istrinya Sundari dan seseorang bernama Rian. Sundari dan Rian lalu menjadi sasaran kemarahan Raden dan Said.

Tak lama kemudian, Umar Faruk bersama 42 anggota FPI melancarkan aksi balas dendam. Mereka menuju rumah Muklis di Dusun Denhok, Paciran namun tidak menemukan orang yang dicari.

Puluhan orang yang bersenjatakan pedang dan parang ini lalu merusak rumah dan membakar sepeda motor.

Selain itu, mereka juga membacok seorang warga bernama Hamzah Soleh di bagian punggung dan telinga kiri sehingga terpaksa menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polisi masih mendalami kasus bentrokan berdarah ini.

(hp)

Comment di sini