Yuk, Didik Anak Agar Sayangi Hewan Sejak Dini

by
August 14th, 2013 at 12:55 pm

CiriCara.com - Memiliki kepekaan yang tinggi terhadap makhluk hidup lain dapat membawa pengaruh baik bagi perkembangan karakter anak. Sayangnya sebagian besar orang tua justru tidak beranggapan demikian.

anak sayang hewan, cara mendidik anak

CMSWeb

Mereka beranggapan hewan hanya membawa penyakit serta menganggu kesehatan lingkungan, sehingga anak-anak justru dididik untuk menjauh dan bahkan menyakiti hewan. Akibatnya, anak tumbuh dengan pola pikir sah-sah saja kita menyakiti hewan demi kesenangan.

Alberthiene Endah, seorang penulis sekaligus aktivis penyayang binatang, dalam akun Twitter pribadinya mengungkapkan bahwa kesalahan edukasi kepada anak-anak untuk mencintai satwa seringkali berawal dari rumah.

Baca juga: Cara Cerdas Mendidik Anak Menjadi Kreatif

Kesalahan yang paling sering dilakukan orang tua salah satunya adalah mengajak anak menonton pertunjukan hewan yang menyiksa, misalnya sirkus lumba-lumba dan topeng monyet. Mungkin hanya sedikit di antara kita yang mengetahui fakta bahwa para lumba-lumba yang malang dibiarkan kelaparan oleh pemilik sirkus agar mereka mau beratraksi menghibur penonton.

Topeng monyet tendang dalangnya

Topeng monyet tendang dalangnya – Ist

Atraksi topeng monyet yang sudah menjadi sarana hiburan bagi masyarakat sejak lama juga sarat akan unsur penyiksaan. Tidak jarang monyet yang digunakan untuk pertunjukan diikat lehernya dengan rantai, bila monyet tersebut menolak si pemilik monyet akan menarik ikatan tersebut.

Baca juga: Cara Agar Anak Terhindar dari Penyakit Hewan Berbulu

Bahkan di beberapa daerah, tak jarang pemilik monyet menyelipkan sebatang rokok yang menyala pada topeng yang digunakan oleh monyet. Bukankah itu penyiksaan sekaligus pengenalan rokok kepada anak-anak? Bagaimana jika mereka menirunya?

Lalu sebaiknya apa yang diperhatikan oleh orang tua agar anak-anak tidak tumbuh dengan persepsi yang salah mengenai hewan? Hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah jangan mengajak anak menonton pertunjukan hewan yang menyiksa. Anak-anak sangat mudah meniru apa yang dilihatnya. Tidak menutup kemungkinan ia akan mempraktikkan penyiksaan hewan itu kepada teman-temannya.

Baca juga: Cara Tepat Mendidik Anak Indigo

Selanjutnya, jika anak Anda berkeinginan untuk memiliki hewan peliharaan, tanamkan pemahaman bahwa lebih baik mengadopsi hewan terlantar, bukan membeli di petshop. Didik mereka dengan pemahaman bahwa hewan peliharaan adalah bagian dari keluarga, dan kita tidak bisa membeli keluarga, kita hanya bisa mengadopsinya.

anak sayang hewan, cara mendidik anak

Our State

Jika belum berani mengadopsi hewan liar di jalanan, kita bisa menawarkan diri kepada kerabat yang juga memiliki hewan peliharaan namun tidak sanggup merawat mereka semua karena jumlahnya terlalu banyak. Anak akan menganggap hewan peliharaan tersebut adalah bagian dari keluarganya juga dan bukan sekadar barang belian.

Anda juga dapat memberikan tanggung jawab kepada anak untuk memberi makan hewan peliharaan. Namun semua itu harus dalam pengawasan orang tua. Anak bisa dilatih memberi makan ikan, anjing, kucing, marmut, atau hewan tidak berbahaya lainnya, sehingga insting merawat dan memperlakukan hewan dengan baik sudah diajarkan sejak kecil.

Kebiasaan ini baik untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab mereka. Jangan lupa luangkan waktu untuk menemani anak Anda bermain bersama hewan peliharaannya.

Baca juga: 5 Cara Salah Dalam Mendidik Anak

Untuk mengisi waktu liburan, sebaiknya ajak anak Anda berkunjung ke penampungan hewan, bukan ke kebun binatang. Di Indonesia, masih banyak kebun binatang yang tidak memperlakukan hewan dengan baik.

Sebaliknya, para aktivis penyayang hewan justru berusaha menyelamatkan hewan terantar sebanyak yang mereka mampu. Anak-anak dapat belajar menumbuhkan kepedulian terhadap hewan dan mungkin hanya dengan mengajak bermain, hewan-hewan tersebut sudah merasa bahagia. (TZ)

Comment di sini