Ustad Pasang Tarif, FPI: Sudah Kayak Metro Mini Saja

by
August 20th, 2013 at 3:07 pm

Jakarta (CiriCara.com)Kabar Ustad Solmed memasang tarif untuk ceramah memang mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, seorang ustad atau da’i itu dilarang untuk meminta bayaran atas ceramahnya. Lalu bagaimana tanggapan Front Pembela Islam (FPI)?

habib selon, habib salim alatas

Habib Selon – Ist

Ketua DPD FPI DKI Jakarta, Habib Salim Alatas alias Habib Selon pun mengaku tidak setuju dengan ustad yang memasang tarif. Menurut Habib Selon, seorang ustad itu harus ikhlas dalam berceramah tanpa mengharapkan imbalan.

“Masa da’i dan penceramah pasang tarif, sudah kayak Metro Mini sama Kopaja saja,” kata Habib Selon, seperti dikutip dari Liputan6.com, Selasa (20/8/2013).

Habib Selon menjelaskan, para ustad seharusnya tidak perlu khawatir tidak akan mendapatkan penghasilan jika terus berceramah. Pasalnya, para jamaah yang mengundang pasti akan memberikan sejumlah uang sebagai ungkapan terima kasih.

“Kalau diundang ceramah biasanya kan memang dikasih (uang). Nggak mungkin kalau nggak dikasih,” ujar Habib Selon.

Habib Selon juga mengimbau agar para ustad tidak menjadikan dakwah untuk mencari kekayaan semata. Dia juga meminta agar para ustad bisa bersikap ikhlas dalam menjalankan profesi yang mulia tersebut.

Mengenai kasus Ustad Solmed dengan TKI Hongkong, Habib Selon juga menyalahkan pihak panitia acara dakwah yang menjual tiket. Menurutnya, seharusnya panitia di Hongkong tidak perlu memungut biaya para jamaah yang akan mendengarkan ceramah Ustad Solmed.

“Kalau cuma sekedar dengerin ceramah, masa harus bayar. Itu kan juga salah,” kata Habib Selon.

Hingga saat ini kisruh Ustad Solmed dengan event organizer (EO) acara dakwah di Hongkong masih belum terselesaikan. Namun, Ustad Solmed lebih memilih diam saat ditanya mengenai permasalahan tersebut.

(YG)

Comment di sini