Cara Mengetes Keperawanan Wanita

by
August 21st, 2013 at 4:08 pm

CiriCara.com – Isu keperawanan rupanya kembali populer lantaran Dinas Pendidikan (Disdik) di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan berencana mengajukan tes keperawanan sebagai syarat penerimaan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota itu.

cara mengetes keperawanan wanita

Ilustrasi wanita / Ist.

Belum diketahui secara rinci bagaimana metode tes keperawanan yang akan dilangsungkan oleh Disdik Kota Prabumulih.

Namun menurut Wimpie Pangkahila, seorang Ahli Andrologi dan Seksologi, ada beberapa cara untuk memeriksa keperawanan yang diharapkan dimiliki oleh para calon siswi SMA di Kota Prabumulih.

Menurut Wimpi, tidak seharusnya perilaku seks bebas disangkutkan dengan perawan atau tidaknya seorang siswi.

Menurutnya bisa saja seorang siswi yang selaput daranya robek lantaran kecelakaan atau hal lain namun tidak pernah melakukan hubungan seksual. Hal ini bisa menimbulkan salah pengertian mengenai perawan atau tidaknya seorang siswi.

Kemudian, Wimpie juga membahas tentang cara pemeriksaan selaput dara. Ia tidak yakin bahwa semua dokter tahu bagaimana cara memeriksa selaput dara tersebut.

“Jadi yang memeriksa ini siapa? Dokter? Memangnya semua dokter tahu? Apa benar dokter pasti benar pemeriksaannya? Terus bagaimana dengan second opinion-nya. Misalnya ada pasien datang, kalau tes keperawanan salah masak harus diulang-ulang? Karena tidak semua dokter tahu tentang seksualitas,” kata Wimpie, Selasa, 20 Agustus 2013 seperti dikutip oleh sumber berita, Merdeka.com.

Dan inilah cara mengetes keperawanan menurut penjelasan Dokter Wimpie:

  1. Membuka celana dengan syarat wanita tidak sedang menstruasi.
  2. Wanita diminta berbaring di tempat tidur dengan posisi seperti orang sedang melahirkan.
  3. Kemudian dokter membuka kelamin, di sana bisa dilihat selaput dara robek atau tidak. Perlu diketahui bahwa untuk melihat ini butuh pengetahuan dan ketelitian tinggi, karena tidak semua dokter tahu dengan benar bila tidak ahli dalam bidang tersebut.
  4. Jika selaput dara masih utuh, maka akan terlihat selaput tipis yang menutupi dinding dan bibir vagina yang bisa dilihat dengan mata telanjang.

(RN)