Dana Tes Keperawanan Bisa Jadi Alat Korupsi

by
August 21st, 2013 at 4:46 pm

Jakarta (CiriCara.com)Tes keperawanan yang rencananya akan diajukan sebagai syarat siswi untuk masuk dalam Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan terus menuai protes.

siswi siswi SMA di Prabumulih dites keperawanan

Ilustrasi siswi-siswi SMA / Republika

Ada yang mengatakan bahwa tes tersebut tidak akan efektif karena belum jelas arah dan tujuannya. Sementara itu menurut Nurul Arifin, anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, tes tersebut dianggap telah melecehkan wanita.

Lembaga Indonesia Corruption Watch (ICW) juga menolak keras rencana tes keperawanan untuk calon siswi SMA di Kota Prabumulih tersebut. Lembaga itu mempertanyakan sumber dana yang membiayai tes tersebut.

Dilansir dari Tribunnews.com, ICW khawatir jika dana yang nantinya digunakan untuk tes itu berasal dari APBN atau APBD. Menurut kesimpulan ICW, bisa jadi dana tersebut menjadi akal-akalan untuk korupsi.

Siti Juliantari selaku peneliti ICW menyatakan jika tes keperawanan benar-benar dilakukan terhadap calon siswi SMA maka ICW akan mengajukan surat permintaan informasi anggaran untuk pelaksanaan tes tersebut.

Permintaan tersebut sudah didasarkan pada UU No 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. ICW meminta agar anggaran yang dipergunakan untuk tes keperawanan itu bisa memboriskan anggaran pendidikan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat.

Rencana tes keperawanan yang akan diterapkan kepada para siswi-siswi di Kota Prabumulih ini dibenarkan oleh Kadin Dikdis Kota Prabumulih, HM Rasyid.

Rencana ini mendapat protes dari pakar pendidikan dan juga anggota DPRD Sumatera Selatan. Menurut mereka, masih ada banyak cara yang bisa diambil untuk menjadikan moral anak lebih baik ketimbang mengadakan tes keperawanan. (RN)

Comment di sini