Isu Tes Keperawanan, Ahok: Kasihan Kejiwaan Siswi

by
August 21st, 2013 at 11:09 am

Jakarta (CiriCara.com) – Isu tes keperawanan yang akan diberlakukan bagi calon siswi-siswi di Kota Prabumulih mulai tahun ajaran baru 2014 terus menuai protes dari berbagai pihak.

Basuki Tjahaha Purnama

Basuki Tjahaha Purnama / Tempo

Kebijakan yang akan diberlakukan kepada setiap calon siswi di kota tersebut dianggap telah keluar dari peraturan umum yang berlaku.

Setelah mendapat kecaman dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, kebijakan yang kontroversial itu mendapat komentar dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Menurut Ahok, ia merasa kasihan terhadap para calon siswi yang dipaksa melakukan tes keperawanan sebelum masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Tes tersebut bisa mempengaruhi kesehatan psikologis siswa.

“Saya pikir ya, yang kasihan itu kejiwaan. Orang kan bisa khilaf, semua dokter bisa salah. Saya kira lebih baik pelacur yang bertobat dari pada yang oknum pejabat yang…hehe..” kata Ahok seperti dikutip oleh sumber berita, Merdeka.com, Selasa, 20 Agustus 2013.

Tes keperawanan yang dilakukan terhadap siswa SMA itu menurutnya tidak akan berjalan dengan efektif karena semua orang berhak untuk sekolah apapun kondisi yang dialaminya.

Tes keperawanan yang akan diberlakukan bagi para calon siswi SMA di Prabumulih ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, HM Rasyid.

Tes keperawanan tersebut dilangsungkan untuk mencegah tindakan asusila dan prostitusi yang marak terjadi di kalangan murid-murid SMA terutama di Kota Prabumulih.

Rencana kontroversial tersebut mendapat perlawanan dari berbagi pihak termasuk anggota DPRD Kota Prabumulih hingga anggota DPR RI. Selain dianggap tidak efektif, tes tersebut juga dianggap melanggar hak seorang wanita. (RN)

Comment di sini