Siswi SMA Prabumulih Takut Dites Keperawanan

by
August 21st, 2013 at 8:52 am

Prabumulih (CiriCara.com) – Tes keperawanan yang rencananya akan diadakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih, Sumatera Selatan terus menuai kecaman.

Siswi SMA di Prabumulih harus dites keperawanan

Ilustrasi siswi SMA / Merdeka

Bahkan para siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota tersebut merasa sangat was was terhadap dampak kebijakan yang melibatkan diri mereka nantinya.

Dilansir dari Tempo.co, para siswi mengaku tidak tahu mengapa pemerintah sangat bersikukuh untuk mengetahui keperawanan mereka sebagai syarat masuk sebagai siswi baru SMA. Selain itu, tes keperawanan tersebut dianggap telah mengancam hak mereka sebagai seorang anak.

Seorang siswi bahkan merasa sangat resah pasalnya tes keperawanan tersebut bisa dijadikan salah satu modus pelecehan seksual.

Rencana tes keperawanan yang akan diterapkan kepada para siswi-siswi di Kota Prabumulih ini dibenarkan oleh Kadin Dikdis Kota Prabumulih, HM Rasyid.

Pihak Dikdis Kota Prabumulih sedang mengajukan anggaran RAPBN 2014 untuk kebijakan tes keperawanan bagi para calon siswi SMA sederajat.

Tujuannya adalah untuk mengantisipasi maraknya kasus siswi sekolah yang berbuat mesum dan sering melakukan praktik prostitusi.

Rencana ini mendapat protes dari pakar pendidikan dan juga anggota DPRD Sumatera Selatan. Menurut mereka, masih ada banyak cara yang bisa diambil untuk menjadikan moral anak lebih baik ketimbang mengadakan tes keperawanan.

“Kami tak setuju rencana Dinas Pendidikan Prabumulih itu. Saya berharap, DPRD dan pemkot setempat tak menyetujui usulan itu dimasukkan dalam APBD 2014,” kata Wakil Ketua DPRD HA Djauhari, Senin 19 Agustus 2013 seperti dikutip oleh Tribunnews.com.

Bahkan Nurul Arifin, anggota DPR RI dari Fraksi Golkar turut menentang rencana tes yang akan dilakukan kepada calon siswi SMA baru di Prabumulih. Menurut Nurul, tes tersebut dianggap sudah melecehkan kaum wanita dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).  (RN)

Comment di sini