Ditawari Jabatan di MNC Grup, MUI Tetap Tolak Miss World

by
August 27th, 2013 at 4:16 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Selain Front Pembela Islam (FPI), kontes kecantikan Miss World 2013 yang akan digelar di Indonesia juga ditolak Majelis Ulama Indonesia (MUI). Secara tegas MUI menolak memuluskan acara Miss World digelar di Indonesia.

majelis ulama indonesia logo, logo mui, lambang mui

MUI – Ist

Ketua MUI Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyiddin Junaidi mengaku sempat ditawari sejumlah fasilitas oleh MNC Grup agar MUI mau memuluskan acara Miss World. “Namun, tawaran itu tegas kami tolak,” ujarnya, seperti dikutip dari Republika.co.id, Selasa (27/8/2013).

Menurut Muhyiddin, MNC Grup juga sempat menawari beberapa pengurus MUI dengan sejumlah keuntungan yang cukup menggiurkan. Namun, hal itu tetap tidak mengubah pendirian MUI untuk menolak pagelaran Miss World 2013 di Indonesia.

“Kami tegas menolak dan kami katakan tawaran yang Anda (MNC Grup) berikan itu salah alamat,” kata Muhyiddin.

Mengenai pernyataan salah satu Wakil Ketua MUI DKI Jakarta, Syarif Rahmat yang muncul di iklan Miss World, Muhyiddin mengaku akan menegurnya. Muhyiddin mengaku menyayangkan Syarif bisa muncul di iklan tersebut.

Berikut iming-iming yang ditawarkan MNC Grup untuk menggoda MUI, seperti diberitakan oleh Republika.co.id:

1. Pemberian fasilitas jaringan Indovision gratis selamanya kepada seluruh jaringan kantor MUI dari pusat hingga daerah. Sekolah madrasah dan pesantren yang  berada dalam naungan MUI juga akan mendapat jaringan Indovision gratis.

2. Beberapa pengurus MUI pusat yang semuanya adalah seorang ulama dijanjikan jabatan menjadi Dewan Pengawas Syariah (DPS) di MNC Grup.

3. Pengurus MUI akan dijadikan penasihat di balik layar dalam penyelenggaraan Miss World 2013 yang akan diselenggarakan di Bali dan Jakarta.

Sebelumnya, penolakan kontes kecantikan Miss World 2013 juga datang dari FPI. Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab mengaku siap membubarkan Miss World jika tetap digelar di Indonesia. Menurut Habib Rizieq, Miss World itu tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

(YG)

Comment di sini