Ruhut: Jokowi Hanya “Media Darling”

by
August 27th, 2013 at 2:10 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Popularitas Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta memang melejit melebihi tokoh nasional manapun saat ini. Karena itulah, Jokowi rentan dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk kepentingan tertentu.

Ruhut Sitompul pesimis dengan Jokowi

Ruhut Sitompul / Ist.

Meski begitu, kesempatan Jokowi untuk menjadi Presiden Republik Indonesia tahun 2014 semakin besar. Dibanding dengan tokoh-tokoh lainnya, elektabilitas Jokowi semakin melejit dan mengalahkan calon presiden (Capres) dari partai manapun.

Lewat beberapa kali survei Presiden untuk tahun 2014, nama Jokowi melejit di tingkat teratas dan mengalahkan nama tokoh-tokoh besar seperti Megawati dan Prabowo.

Jokowi juga bisa mengalahkan nama mereka yang ikut dalam konvensi Capres Partai Demokrat. Bagaimana tanggapan politisi Partai Demokrat terhadap kepopuleran Jokowi?

Dilansir dari Tribunnews.com, menurut salah satu politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, apabila Jokowi benar-benar menjadi seorang presiden maka negara diperkirakan dalam keadaan bahaya dan bahkan hancur karena menurutnya, Jokowi lahir dari pencitraan.

“Orang itu jika presiden jadi apa, ini kan ada orang yang mendorong Jokowi jadi ‘Media Darling‘ (pencitraan), orang-orang yang menginginkan negara ini hancur,” kata Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada sumber berita, Selasa, 27 Agustus 2013.

Menurutnya, Jokowi belum pantas untuk menjadi Presiden karena belum ada hal yang terealisasi ketika ia menjadi Gubernur DKI Jakarta selama setahun belakangan ini.

Apalagi, kini PDI Perjuangan selaku partai yang mengusung Jokowi belum bersikap mengenai pencapresan untuk tahun 2014 nanti karena harus waspada terhadap upaya berbagai pihak yang mendompleng kepopuleran Jokowi.

Menurutnya apa yang bisa dilihat di Jakarta sekarang adalah peninggalan dari Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Fauzi Bowo atau Foke. Jokowi belum mampu berprestasi banyak meski sudah hampir setahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ruhut berkata apa yang telah dilakukan Jokowi sama seperti saat SBY melakukan pencitraan. Ia berkata SBY mampu bertahan lebih kuat selama dua periode walaupun mendapat tekanan dari banyak pihak.

Yang bisa membuat SBY bertahan adalah karena ia berasal dari kalangan militer yang tentu saja berbeda dengan Jokowi yang berasal dari kalangan sipil.

Jika Jokowi nekat menjadi Presiden maka ia khawatir bahwa nasibnya akan sama dengan beberapa presiden sebelumnya seperti Habibie, Mega, maupun Gus Dur.

Sebelumnya, Ruhut juga pernah pesimis jika Jokowi maju menjadi Presiden 2014 dan menyebut mantan Wali Kota Solo tersebut sebagai tukang mebel yang tidak bisa berbuat banyak di pemerintahan. (RN)

Comment di sini