3 Komentar Lurah Susan yang Didemo Warga

by
August 28th, 2013 at 10:45 am

Jakarta (CiriCara.com)Lurah Susan Jasmine yang terpilih menjadi Lurah Lenteng Agung mendapat penolakan keras dari warga yang dipimpinnya hanya karena ia seorang wanita non muslim.

Lurah Susan Jasmine sedang bekerja di kantornya

Lurah Susan Jasmine / Tempo

Penolakan yang dilakukan sendiri oleh warga yang dipimpinnya tentu menjadi sebuah dilema. Menyangkut masalah warga Lenteng Agung yang menolaknya, Lurah Susan masih menyerahkannya kepada Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi.

Lurah Susan sendiri dipilih oleh Jokowi sebagai Lurah Lenteng Agung karena prestasi dan kemampuan dan mengesampingkan soal agama yang dianutnya.

Meski mendapat protes, Lurah Susan Jasmine tidak akan gentar. Ia beralasan bahwa ia hanya menjalankan Surat Keputusan (SK) Gubernur dan sama sekali tidak menyalahi aturan yang berlaku.

“Saya tak punya salah. Saya menjalankan instruksi sesuai surat keputusan dari gubernur soal penempatan di sini,” katanya di kantornya, Senin, 26 Agustus 2013 seperti dikutip oleh sumber berita, Jawaban.com.

Lurah Susah juga beralasan bahwa ia hanya bisa melaksanakan tugas tanpa perlu banyak berkomentar tentang penolakan terhadapnya.

“Saya ga bisa banyak ngomong, maaf ya. Yang penting saya melaksanakan tugas sekarang,” komentarnya kepada sumber berita yang sama, Sabtu, 24 Agustus 2013.

Namun meski ditolak dan ditentang oleh warganya sendiri, Lurah Susan tidak mau terlau ambil pusing. Ia memandang warganya sebagai warga negara yang juga mempunyai hak untuk menyuarakan pendapatnya.

Mereka juga tetap warga saya,” komentarnya lagi.

Meski seorang wanita yang beragama non muslim rupanya kinerja Lurah Susan tidak bisa dipandang sebelah mata. Menurut salah seorang penjaga malam di kantor Kelurahan Lenteng Agung itu, Lurah Susan sering pulang malam dari kantor dan tetap bekerja di akhir pekan.

Lurah Susan suka pulang malam karena harus membereskan berkas-berkas warga yang menumpuk di mejanya di hari biasa sebelum blusukan ke warga-warga. Kebiasaan ini dimulai sejak ia terpilih pada bulan Juli 2013 lalu. (RN)

Comment di sini