Ahok Setuju Survei KHL dan UMP Buruh Rp. 3,7 Juta

by
September 3rd, 2013 at 3:12 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Hari ini, Selasa, 3 September 2013, ribuan massa buruh mendatangi Kantor Balaikota DKI Jakarta untuk berunjuk rasa soal kenaikan Upah Minimum Provinsi 2014.

Ahok sepakat ump 3,7 juta

Ahok Sepakat UMP Rp 3,7 juta / Tempo

Kedatangan para buruh tersebut disambut oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Dilansir dari Merdeka.com, Ahok dikabarkan sepakat dengan hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dari buruh dan usulan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp. 3,7 juta.

Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Ahok setelah bertemu dengan 15 perwakilan buruh di Balai Kota Jakarta, Selasa, 3 September 2013

“Pemda sepakat dengan hasil survei KHL buruh dan usulan gaji UMP sebesar Rp 3,7 juta. Pemda akan memperjuangkan besaran UMP buruh ke pihak berwenang, di antaranya Menteri Keuangan (Menkeu) dan Presiden,” kata Ahok seperti yang dikutip oleh sumber berita, Merdeka.com, Selasa 3 September 2013.

Menurut Ahok, kebijkan lainnya adalah Pemprov akan membuka ruang diskusi berdasarkan hasil survei KHL lain sehingga mendapat penetapan gaji berdasarkan prinsip keadilan sosial.

Pemprov DKI Jakarta juga mendukung kesejahteraan buruh seoerti membuat perumahan buruh, serta mempermudah akses transportasi dan air. Pemda DKI juga berjanji akan berjuang membuat warga Jakarta sejahtera terutama kaum buruh.

Para buruh yang akan mengikuti aksi unjuk rasa tersebut berasal dari berbagai kawasan industri seperti Kawasan Industri Pulogadung, Kawasan Berikat Nusantara (KBN), dan Kawasan Industri Sunter. Para buruh datang ke kantor Jokowi untuk menaikkan UMP.

Mereka menuntut kenaikan UMP sebesar Rp. 3,7 juta atau 50 persen dari UMP sekarang. Selain itu buruh juga menuntut Pemprov untuk menjalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat per 1 Januari 2014 bukan bertahap hingga 2019. (RN)

Comment di sini