Penjelasan Kenapa Air Sumur Lenteng Agung Berwarna Merah

by
September 3rd, 2013 at 9:55 am

Jakarta (CiriCara.com) – Air sumur di Lenteng Agung, Jakarta Selatan mendadak berwarna merah mirip dengan minuman soda. Perubahan warna yang terjadi pada sumur itu tentu saja menghebohkan warga sekitar.

air sumur di lenteng agung menjadi merah

air sumur di lenteng agung menjadi merah / Merdeka

Dilansir dari Merdeka.com, air tersebut berasal dair sumur seorang warga bernama Sugianto (71) yang beralamat di Jalan Haji Joko I, Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Para warga menganggap air itu sangat berkhasiat. Bahkan ada beberapa di antara mereka yang datang dan meminumnya untuk mendapat khasiat dari air berwarna merah tersebut.

Menurut pakar air dari Universitas Indonesia (UI), Firdaus Ali, kasus berubahnya air sumur menjadi merah tersebut bukan sebuah kasus baru. Menurutnya, berubahnya warna air sumur tersebut bisa disebabkan oleh beberapa hal.

Ali menduga bahwa banyak air sumur terkontaminasi karena ada patahan bawah tanah. Apalagi lokasi sumur tersebut berada dekat pompa bensin. Apabila sumur tersebut berada dekat dengan kawasan industri rumah tangga, maka limbahlah yang akan masuk ke sumur warga.

Kemungkinan di atas bisa saja terjadi karena sumber air bersih di Jakarta masih sangat minim. Ali menambahkan bahwa ada sekitar tiga hal yang mungkin bisa menyebabkan air sumur Sugianto berubah warna menjadi merah delima.

Pertama, sumur di Jakarta cenderung memiliki desain yang kurang pas dan jauh dari standar apalagi sumur-sumur tua dari zaman dulu. Akibatnya, banyak sumur yang mudah terkontaminasi dari luar.

Alasan kedua adalah adanya industri-industri kecil yang berada di pemukiman warga. Kumpulan industri tersebut kemungkinan telah membuang limbahnya ke dalam tanah yang akhirnya mencemari sumber air warga lainnya.

Kemudian ketiga bisa jadi karena adanya tangki-tangki bahan kimia di dalam tanah yang bocor karena korosit atau pengaratan. Korosit dapat menyebabkan kerusakan pada mata, kulit, sistem pernapasan, dan banyak gangguan lainnya.

Warga kini dihimbau tidak meminum air berwarna merah tersebut sebelum hasil laboratorium Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) selesai melakukan penelitian.

Sebelumnya warga berbondong-bondong mengambil air sumur milik Sugianto untuk meminumnya. Mereka bahkan meminum air tersebut secara langsung tanpa dimasak lebih dulu. (RN)

Comment di sini