Dul Kecelakaan, Maia dan Dhani Jangan Bersalah-salahan

by
September 9th, 2013 at 9:59 am

Jakarta (CiriCara.com) – Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Ahmad Abdul Qodir Jaelani atau Dul yang merupakan putra bungsu Maia Estianty dan Ahmad Dhani bisa memengaruhi hubungan kedua selebriti yang sudah bercerai ini.

abdul qodir jaelani, abdul qodir jaelani ahmad dhani, ahmad dhani, ahmad dhani abdul qodir jaelani, anak ahmad dhani, anak ahmad dhani kecelakaan, anak bungsu ahmad dhani, dul, dul ahmad dhani, dul anak ahmad dhani, dul kecelakaan.

Ist

Posisi Dhani yang menjadi orangtua asuh Dul selepas perceraian tentu membuatnya terpojok. Namun, terjadinya insiden ini dipandang tidak lantas membuat Dhani menjadi orang yang patut sepenuhnya disalahkan.

Psikolog  anak Seto Mulyadi atau akrab dipanggil Kak Seto berpendapat, walau sudah bercerai, Maia dan Dhani sudah seharusnya tetap saling berkomunikasi agar anak mereka tetap mendapatkan bimbingan dari orangtua meskipun mereka sudah tidak tinggal serumah.

“Sehingga anak tahu, mana yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan,” ungkap Kak Seto seperti dikutip Liputan6.com.

Kak Seto menyoroti keputusan orangtua Dul yang membolehkannya mengemudikan mobil. Padahal, usia Dul masih 13 tahun.

Kak Seto memandang keputusan ini sebagai pembiaran pelanggaran hukum. Dul yang masih di bawah umur seharusnya tidak boleh menyetir sendiri karena belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Psikolog yang  juga merupakan ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak ini berharap Ahmad Dhani dan Maia Estianty bisa terus saling berkomunikasi terkait masalah kecelakaan yang menimpa Dul.

Dul mengalami kecelakaan pada Minggu (8/9) dini hari di kilometer 8 tol Jagorawi. Mobil yang dikemudikan Dul masuk ke jalur yang berlawanan arah sehingga menyebabkan tabrakan yang melibatkan mobil Grand Max dan Avanza.

Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan adalah 6 orang. Sementara itu korban luka-luka mencapai 15 orang, termasuk Dul dan seorang temannya yang tengah bersamanya di dalam satu mobil ketika kecelakaan terjadi.

(hp)

Comment di sini