Ditinggal Karnaval, Pondok Pesantren Diserang Warga

by
September 12th, 2013 at 9:03 am

Jember (CiriCara.com) – Pondok Pesantren (Ponpes) Darus Sholihin, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (11/9/2013) kemarin tiba-tiba diserang oleh sekelompok warga. Sejumlah fasilitas pesantren, seperti masjid pun dirusak.

ilustrasi penyerangan pondok pesantren

Ilustrasi pengrusakan – Ist

Saat penyerangan itu terjadi pondok pesantren dalam kondisi sepi karena ditinggal karnaval memperingati 17 Agustus. Semua murid mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMK Darus Sholihin diketahui mengikuti karnaval sekitar pukul 13.30 WIB.

Namun setelah kembali dari karnaval, pondok pesantren sudah dalam kondisi rusak. Sejumlah bangunan pesantren dirusak dan 41 sepeda motor peserta konvoi juga ikut dirusak, bahkan ada yang dibakar.

Abdul Rohim, ustadz Ponpes Darus Sholihin pun mengaku heran kenapa pesantrennya bisa diserang. Padahal, menurutnya ada sejumlah polisi yang berjaga di sekitar pondok. “Katanya ada polisi, tetapi kok mereka bisa masuk,” ujarnya.

Baca juga: Bentrok FPI dengan Warga Lamongan.

Seperti diketahui, sejumlah polisi sempat membuat barikade untuk melarang karnaval karena diperkirakan akan menimbulkan konflik. Pasalnya, ada sekelompok warga yang tidak setuju dengan penyelenggaraan karnaval tersebut.

Tapi karena terus memaksa, polisi pun akhirnya membuka barikade dan membiarkan karnaval tetap digelar. Namun setelah 30 menit murid Ponpes pergi karnaval, sekitar 30 orang yang menolak karnaval datang menyerbu Ponpes dengan membawa parang.

Polisi yang berjaga di sebelah barat Ponpes tidak menyadari kedatangan sekelompok warga tersebut. Pasalnya, mereka masuk ke Ponpes melalui arah timur yang tidak begitu dijaga oleh polisi.

Ketua Panitia Karnaval, Habib Isa Mahdi pun menyayangkan aksi pengrusakan tersebut. Dia pun meminta agar pihak polisi segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku pengrusakan.

Hingga saat ini, pihak polisi masih melakukan penyidikan terkait penyerangan Ponpes tersebut. Sejumlah personel Brimob dari Polda Jatim pun sudah disiagakan di sekitar lokasi guna menghindari bentrokan.

(YG)

Comment di sini