Jokowi Tidak Setuju dengan Mobil Murah

by
September 12th, 2013 at 4:43 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi mengaku tidak setuju dengan adanya peraturan mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC). Menurut Jokowi, mobil murah hanya akan membuat jalan di Jakarta semakin macet.

gubernur jokowi

Jokowi – Tempo.co

Jokowi mengaku bingung jika mobil murah banyak dibeli oleh warga Jakarta. “Enggak (setuju mobil murah). Kita pusing ngalamin itu,” ujar Jokowi saat blusukan ke Johar Baru, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/9/2013).

Menurut Jokowi, peluncuran mobil murah hanya akan menambah masalah kemacetan di Jakarta. Padahal hingga saat ini solusi untuk menghilangkan kemacetan di Jakarta masih belum ditemukan.

Baca juga: Harga Mobil Murah Agya dan Ayla.

Meskipun demikian, Jokowi mengaku tidak bisa menolak kehadiran mobil murah. Pasalnya, keberadaan mobil murah ramah lingkungan itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41/2013.

“Itu, kan, kebijakan nasional,” ujar Jokowi.

Untuk mencegah kemacetan bertambah parah, Jokowi akan segera menerapkan sejumlah kebijakan khusus untuk pengguna jalan di DKI Jakarta. “Nanti kita cegat dengan ERP (Electronic Road Pricing), ganjil genap, pajak khusus juga,” katanya.

Namun sebelum menerapkan ketiga kebijakan tersebut, Jokowi terlebih dahulu akan membenahi transportasi umum di Jakarta. Jokowi akan menambah jumlah bus ukuran sedang agar bisa mengangkut lebih banyak penumpang.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan PP Nomor 41/2013 tentang mobil murah. Dalam peraturan tersebut, mobil murah berkapasitas mesin di bawah 1.200 cc dan konsumsi BBM paling sedikit 20 km per liter tidak akan dikenai pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

(YG)

Comment di sini