Tarif Dukun Politik, Jadi Capres Rp 1 Triliun

by
September 17th, 2013 at 8:42 am

Jakarta (CiriCara.com) – Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), sedikitnya sudah ada 6 ribu lebih calon legislatif (caleg) yang akan memperebutkan 500 kursi DPR. Demi menjadi anggota DPR, tak jarang para caleg ini menempuh cara instan termasuk lewat dukun.

dukun,

Ilustrasi dukun – Ist

Momen Pemilu 2014 nanti akan menjadi peluang emas bagi para “dukun politik” untuk menggaet pelanggan. Seperti yang dilakukan Dr KH Desembrian Rosyady S.Ag, SH, SE, MM, MBA. Ia pun sudah mulai menyebarkan pamflet jasa “tim sukses” jadi guberbur, anggota dpr, hingga presiden.

Desembrian menuturkan bahwa jasanya itu menawarkan tarif yang berbeda-beda. Tarif disesuaikan dengan jabatan yang akan diincar. Untuk caleg tingkat kabupaten/kota, Desembrian memasang tarif Rp 100 juta sementara untuk tingkat provinsi Rp 200 juta.

“Untuk DPR pusat Rp 300 juta,” kata Desembrian, seperti dikutip dari Merdeka.com, Senin (16/9/2013) kemarin.

Desembrian juga mengatakan bahwa untuk tarif calon bupati atau wali kota bisa mencapai Rp 2 miliar. Sementara untuk calon gubernur, Desembrian mematok tarif sebesar Rp 5 miliar. Menurutnya, tarif tersebut sudah tidak bisa ditawar.

Untuk calon presiden, Desembrian pun memasang tarif yang lebih tinggi. Siapa saja yang ingin menggunakan jasanya untuk menjadi presiden harus membayar tarif tersebut sebagai salah satu maharnya.

“Untuk capres Rp 1 triliun,” kata Desembrian.

Desembrian pun mengklaim bahwa banyak politisi dan juga para calon pejabat yang telah menggunakan jasanya. Namun sayang, Desembrian enggan mengungkapkan nama-nama politisi yang telah menjadi kliennya itu.

“Itu kan rahasia saya dan klien saya,” ujar Desembrian yang mengaku sudah memulai bisnisnya itu sejak tahun 1997 di Jakarta.

Semua klien Desembrian akan diminta untuk menyetorkan data diri, berupa nama, tanggal lahir, nama orangtua, alamat, dapil, partai, dan alamat rumah mereka. Setelahnya, Desembrian akan mencoba menerawang peluang dari calon kliennya itu.

(YG)

Comment di sini