Garansi Mobil Murah Akan Hangus Jika Pakai Premium

by
September 20th, 2013 at 3:22 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Sesuai dengan peraturan pemerintah, mobil murah diwajibkan untuk mengkonsumsi bahan bakar minyak Ron 92 (sekelas Pertamax). Jika tetap memakai Premium, garansi yang ditanggung agen tunggal pemegang merek (ATPM) akan hangus atau hilang.

mobil murah iims 2013

Ilustrasi mobil murah – Ist

Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sudirman Maman Rusdi menjelaskan bahwa mobil murah ramah lingkungan (LCGC) buatan Daihatsu harus mengkonsumsi BBM Ron 92. Keterangan tersebut sudah tercantum di dalam buku panduan manual.

“Kalau sampai mobilnya rusak karena faktor Premium, garansi akan lepas, tetapi butuh analisa dulu apa benar gara-gara Premium,” jelas Sudirman dalam acara IIMS 2013 di Kemayoran, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (19/9/2013) kemarin.

Menurut Sudirman, penggunaan Premium untuk mobil murah bisa mengakibatkan mesin jadi lebih cepat rusak. Pasalnya, mesin mobil murah sudah distandarkan dengan BBM Ron 92. “Semua diimbau agar tidak pakai Premium,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat. Menurut Hidayat, mesin mobil murah hanya akan bertahan selama 2 tahun jika terus memakai Premium. Hal ini akan merugikan pemilik karena asuransi mobil tersebut akan hangus.

“Garansi bisa hilang karena ATPM tidak mau tanggung,” jelas Hidayat.

Hidayat menjelaskan bahwa pemerintah telah mengeluarkan peraturan mobil murah ramah lingkungan (LCGC) harus memakai BBM non subsidi (Ron 92/Pertamax). Menurutnya, peraturan tersebut bertujuan untuk mengurangi konsumsi BBM subsidi yang terus membengkak.

“Bisa saja nanti dalam lima tahun ke depan, subsidi premium dicabut,” ujar Hidayat.

Sebelumnya, pemerintah memang sudah mencanangkan wacana pencabutan subsidi BBM. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan besar-besaran dari sejumlah masyarakat. Alhasil, pemerintah hanya menaikan harga BBM subsidi yang semula Rp 4.500 jadi Rp 6.500.

(YG)

Comment di sini