Profil Dokter Abdul Mun’im Idris

by
September 27th, 2013 at 10:52 am

Jakarta (CiriCara.com) – Dokter ahli forensik Mun’im terlahir dengan nama lengkap Abdul Mun’im Idris. Kiprahnya dalam dunia kedokteran forensik Indonesia bisa dibilang sudah melegenda. Sejumlah kasus besar pun sudah pernah dia tangani.

dokter munim

Abdul Munim Idris – Ist

Mun’im adalah salah satu dokter yang turut ikut dalam penyelidikan atas meninggalnya Presiden Soekarno. Mun’im juga diamanahi untuk menjadi penanggung jawab pengajaran forensik di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.

Dalam blog pribadinya, Mun’im menuliskan beberapa kasus yang pernah ditanganinya. Di antaranya, pembunuhan atas artis terkemuka era 1980-an Ditje Budimulyono, kasus penembakan tahun 1980-an, kasus perkosaan massal dalam kerusuhan Mei 1998, kasus yang melibatkan mantan Ketua KPK Antasari Azhar, dan kasus Marsinah.

Mun’im juga diketahui sempat memberikan sumbang saran dalam kasus pembunuhan Sisca Yofie. Selama berkiprah di bidang forensik, Mun’im memang banyak diminta pendapat untuk kasus-kasus kematian berimplikasi hukum.

Selain itu, Mun’im juga diketahui telah menulis 28 buku yang menjadi referensi dalam dunia forensik Indonesia. Buku-buku tersebut menjelaskan beberapa materi, yakni analisis mengenai kasus dan fenomena bunuh diri, perkosaan, hingga kasus kekerasan anak.

Berikut biodata dokter Mun’im:

Nama lengkap: Abdul Mun’im Idris/Idries
Tanggal lahir: 25 Mei 1947 – wafat: 27 September 2013
Tempat lahir: Pekalongan, Jawa Tengah
Karier: Dokter ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)
Pendidikan: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), lulus tahun 1971. Mendapat “legitimasi” gelar spesialis pada 1979 dari Universitas Indonesia.

Dokter Abdul Mun’im Idris diketahui meninggal dunia karena menderita penyakit kanker. Mun’im akhirnya meninggal setelah dirawat di RSCM selama 1 minggu.

(YG)