Alasan Arab Saudi Larang Perempuan Menyetir

by
September 30th, 2013 at 3:23 pm

Riyadh (CiriCara.com) – Pemerintah Arab Saudi diketahui mempunyai sebuah peraturan yang melarang seorang perempuan menyetir mobil. Kebijakan tersebut pun masih terus diperdebatkan sejumlah kalangan. Lalu apa alasan Arab Saudi melarang perempuan menyetir?

larangan menyetir

Perempuan Arab menyetir – Ist

Pihak Arab Saudi sendiri masih belum memberikan informasi pasti mengenai alasan kenapa perempuan dilarang mengemudi. Namun salah satu ulama terkemuka Arab, Sheikh Saleh al-Lohaidan mengungkapkan bahwa menyetir bisa membuat ovarium perempuan rusak.

Lohaidan menjelaskan bahwa menyetir mobil bisa mempengaruhi kondisi fisik seorang perempuan. Perubahan fisik tersebut nantinya akan merusak ovarium dan mengganggu sistem reproduksi pada perempuan itu.

“Beberapa studi medis fungsional dan fisiologis menunjukkan bahwa itu bisa secara otomatis mempengaruhi ovarium dan mendorong panggul ke atas,” jelas Lohaidan yang juga merupakan salah satu dari 21 anggota Dewan Ulama Senior di Arab.

Menurut Lohaidan, jika ovarium seorang perempuan sudah rusak, maka anak yang dikandungnya akan mengalami masalah kesehatan. “Perempuan yang biasa mengemudi akan melahirkan anak-anak yang punya masalah kesehatan,” katanya, seperti dilansir sadq.org.

Meskipun demikian, pernyataan Lohaidan itu masih belum diketahui kebenarannya. Apalagi, Lohaidan diketahui tidak punya latar belakang pendidikan kesehatan.

Pernyataan Lohaidan itu berkaitan dengan rencana unjuk rasa yang akan dilakukan aktivis perempuan Arab Saudi yang menolak larangan menyetir bagi perempuan. Mereka rencananya akan melakukan aksi protes pada 26 Oktober mendatang.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Arab Saudi melarang perempuan menyetir karena faktor keperawanan. Jika larangan menyetir untuk perempuan itu dicabut, diprediksi tidak akan ada perawan lagi di Arab Saudi dalam 10 tahun.

Hingga saat ini, protes terhadap larangan menyetir bagi perempuan itu masih terus terjadi. Bahkan, sejumlah aktivis perempuan Arab Saudi siap melakukan demonstrasi untuk menolak kebijakan tersebut.

(YG)

Comment di sini