Gaji Rp 30 Juta, Akil Mochtar Masih Terima Suap

by
October 3rd, 2013 at 2:04 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Tertangkapnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar oleh KPK membuat sejumlah pihak heran. Pasalnya, gaji Akil sebagai Ketua MK itu sekitar Rp 30 juta sampai Rp 40 juta per bulannya. Kenapa Akil masih menerima suap?

akil muhtar

Ketua MK Akil Mochtar – Antara

Menurut Sekjen MK Janedjri M. Gaffar, selain mendapatkan gaji bulanan, Akil juga mendapatkan dana tunjangan sebesar Rp 19 juta. Namun, jumlah gaji tersebut nampaknya masih belum cukup untuk menghindarkan Akil dari upaya penyuapan.

Baca juga: Daftar Kekayaan Akil Mochtar.

Mantan Ketua MK Jimly Ashiddiqqie pun mengatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan Akil itu bukan disebabkan gaji yang kecil. Jimly menilai Akil terlalu serakah sehingga akhirnya dia mau menerima uang suap.

“Ini bukan karena gaji, bukan karena sistem. Sistem sudah baik, tapi orangnya sudah rakus, memang aslinya tidak baik,” kata Jimly, seperti dikutip dari detik.com, Kamis (3/10/2013).

Jimly mengakui bahwa godaan seseorang yang memegang jabatan tinggi itu sangat berat. Sifat rakus juga akan terus mendorongnya untuk mendapatkan uang lebih banyak tanpa ada rasa puas, tak peduli uang itu adalah hasil suap.

“Kekuasaan itu membuat menjadi silau. Mendapatkan jabatan tinggi ingin mendapatkan kekayaan lebih tinggi,” ujar Jimly.

Menurut Jimly, kasus Akil Mochtar itu bisa dijadikan pelajaran bahwa gaji besar tidak menjamin pejabat itu tidak akan korupsi. “Ini jadi pelajaran juga, sistem baik tidak membuat orang jadi baik,” terangnya.

Seperti yang diketahui, Akil Mochtar ditangkap KPK di kediamannya, Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2013) kemarin malam. Dari hasil penyelidikan, KPK berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp 3 miliar dengan pecahan dollar Singapura.

(YG)

Comment di sini