Kronologi Penangkapan Akil Mochtar Oleh KPK

by
October 3rd, 2013 at 10:44 am

Jakarta (CiriCara.com) – Penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat heboh publik. Pasalnya, Akil baru dilantik menjadi Ketua MK pada April 2013 lalu.

akil mochtar vs kpk

Ketua MK Akil Mochtar – Ist

Selain Akil, KPK juga berhasil menangkap empat orang lainnya yakni CHN (Chairunnisa) anggota DPR, CN pengusaha, DH pihak swasta, dan HB (Hambit Bintih) Bupati Gunung Mas. Kelimanya kini masih menjalani pemeriksaan di Gedung KPK.

Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi, kelima orang tersebut ditangkap di dua tempat yang berbeda. KPK berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai pecahan dollar Singapura dengan nilai sekitar Rp 3 miliar.

Baca juga: Akil Mochtar Ditangkap KPK.

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK dilakukan pada Rabu (2/10/2013) malam. Pukul 20.30 WIB, petugas KPK datang ke rumah dinas Akil Mochtar di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan. Dalam rumah tersebut, Akil, CHN, dan CN tertangkap basah tengah melakukan transaksi.

KPK berhasil menemukan uang tunai pecahan dollar Singapura yang diduga merupakan uang suap. Setelah mengamankan ketiga orang tersebut, tim penyidik KPK pun meninggalkan rumah Akil pada pukul 20.45 WIB.

Setelah mendengar keterangan dari CHN, penyidik kembali melakukan penangkapan tersangka lain. Pukul 21.15 WIB, penyidik mendatangi Hotel Redtop dan berhasil menangkap HB dan DH. Keduanya tidak bisa mengelak saat digrebek penyidik KPK.

Sekitar pukul 21.30 WIB, kelima orang tersebut akhirnya dibawa ke Kantor KPK menggunakan tiga mobil bersama dengan tim penyidik. Akil cs langsung menjalani pemeriksaan intensif di lantai delapan gedung KPK.

Sekitar pukul 23.30 WIB, tim penyidik KPK langsung bergerak ke Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka langsung melakukan penyegelan sejumlah ruangan di antaranya, ruang Ketua MK, ruang sekretariat, dan ruang ajudan.

Pada Kamis (3/10/2013) dinihari WIB, KPK kemudian mendatangi kediaman Akil di Jl Widya Chandra III no 7, Jakarta Selatan. Tim penyidik langsung menyegel mobil dinas Akil yang bernomor polisi RI 9.

“Diduga berkaitan dengan sengketa Pilkada di sebuah kabupaten di Kalimantan, Gunung Mas,” jelas Johan saat memberikan penjelasan mengenai alasan penangkapan Akil Mochtar cs.

(YG)

Comment di sini