Dinasti Politik Ratu Atut Mulai Diincar KPK

by
October 4th, 2013 at 3:36 pm

Banten (CiriCara.com) – KPK telah menangkap adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan. Wawan diduga telah menyuap Ketua MK Akil Mochtar terkait sengketa Pilkada Lebak, Banten.

ratu atut chosiyah

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah – Ist

Wawan yang juga merupakan suami dari Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany itu diketahui mempunyai 11 mobil mewah. Kini Wawan sudah dipindahkan ke rumah tahanan KPK bersama dengan tersangka lainnya, Akil Mochtar.

Penangkapan Wawan ini seolah kembali memunculkan dugaan korupsi dalam dinasti politik Ratu Atut di Banten. Pasalnya, KPK juga telah mengeluarkan perintah pencekalan terhadap Ratu Atut agar dia tidak bisa pergi ke luar negeri.

Sudah menjadi cerita lama bahwa sejumlah anggota keluarga Ratu Atut tercatat menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten dan juga lembaga legislatif, baik tingkat provinsi maupun pusat.

Berikut adalah daftar keluarga Ratu Atut yang menduduki jabatan strategis lembaga pemerintahan, seperti dikutip dari Liputan6.com:

1. Hikmat Tomet (suami Ratu Atut), Ketua DPD Partai Golkar Banten. Kini menjabat sebagai anggota Komisi V DPR. Hikmat kembali menjadi Caleg untuk Pemilu 2014 dari Dapil Banten 2 (Kebupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon).

2. Andika Hazrumy (anak pertama Ratu Atut) berstatus anggota DPD yang kini ikut dicalonkan menjadi anggota DPR dari Dapil Pandeglang-Lebak.

3. Andiara Aprilia Hikmat (anak kedua Ratu Atut) kini mencalonkan diri menjadi anggota DPD

4. Istri Andika, Ade Rosi Khaerunissa (menantu Ratu Atut) kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Serang. Dia juga mendaftar sebagai Caleg DPRD Banten melalui Partai Golkar.

5. Tatu Chasanah (kakak kandung Ratu Atut) kini menjabat sebagai Wakil Bupati Serang.

6. Istri Tubagus Chaeri Wardhana, Airin Rachmi Diany (adik ipar Ratu Atut) kini menjabat sebagai Wali Kota Tangerang Selatan.

7. Heryani (ibu tiri Ratu Atut) kini menjabat sebagai Bupati Pandeglang.

Meskipun demikian, Ratu Atut mengatakan bahwa keluarganya bisa menjadi pejabat itu murni karena dipilih oleh masyarakat Banten sendiri. “Bukan (karena) saya atau ayah,” katanya, seperti dikutip dari Majalah Tempo.

(YG)

Comment di sini