Tolak Eksekusi Lahan, Warga Bakar Halte Tansjakarta

by
October 9th, 2013 at 9:00 am

Jakarta (CiriCara.com) – Eksekusi lahan di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur berjalan ricuh. Warga terlibat bentrok dengan petugas kepolisian yang mengawal eksekusi lahan tersebut. Warga juga memblokir Jalan I Gusti Ngurah Rai sebagai bentuk penolakan.

halte transjakarta buaran

Halte Busway dibakar – VIVAnews

Tidak hanya memblokir jalan, warga sekitar juga merusak dan membakar fasilitas Halte Transjakarta Buaran. “Iya ada Halte Busway yang dibakar karena warga ngamuk,” ujar warga sekitar, Nasrulloh, seperti dikutip dari detik.com, Rabu (9/10/2013).

Menurut Nasrulloh, kericuhan eksekusi lahan itu sudah terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Akibat kericuhan ini Jalan I Gusti Ngurai Rai tidak bisa dilalui oleh pengendara sepeda motor maupun mobil. Bus Transjakarta koridor 11 pun berhenti beroperasi.

Meski sempat terjadi keributan, saat ini eksekusi lahan sudah mulai dilakukan secara perlahan. Sejumlah warga pun sudah mulai mengevakuasi barang-barangnya keluar. Terlihat sejumlah Satpol PP bersiaga mengamankan jalannya eksekusi lahan tersebut.

Pada lahan yang dieksekusi tersebut ada sebuah plang yang bertuliskan “Tanah ini hak milik H Mohammad Rais. Cs berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur No. 171/PDT.G/2005/PN Jaktim tanggal 22 November 2006”. Namun ternyata, di lahan tersebut juga terdapat sebuah plang lainnya yang bertuliskan “Tanah ini milik PT Graha Cipta Kharisma”.

Hingga berita ini diturunkan, Bus Transjakarta koridor 11 jurusan Kampung Melayu-Pulogebang masih belum bisa beroperasi. Pasalnya, Jalan I Gusti Ngurah Rai belum bisa dilalui karena eksekusi lahan masih berlangsung.

Akibat kejadian ini, sejumlah pekerja memilih untuk tidak masuk kantor. Pasalnya, bus Transjakarta yang ditunggu-tunggu tidak kunjung datang. “Saya memutuskan untuk izin tidak masuk kantor hari ini,” kata karyawati sebuah perusahaan swasta.

(YG)

Comment di sini