Usik Dinasti Atut, DPR: KPK Jangan Takut Santet

by
October 9th, 2013 at 11:00 am

Jakarta (CiriCara.com) – KPK diketahui telah menangkap lima tersangka dalam kasus suap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) non aktif, Akil Mochtar. Salah satunya adalah adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan.

komisi pemberantasan korupsi

Gerakan save KPK – Ist

Wawan diduga telah menyuap Akil dengan uang senilai Rp 1 miliar terkait sengketa Pilkada Lebak, Banten. Selain menangkap Wawan, KPK juga telah mencekal Atut agar tidak bisa pergi ke luar negeri mulai tanggal 3 Oktober 2013 sampai enam bulan ke depan.

Untuk mengungkap kasus dinasti Ratu Atut tersebut, KPK pun diminta untuk tidak takut dengan isu santet. Tanah Banten memang dikenal sebagai wilayah yang kuat dengan hal mistis, namun KPK diharap tidak gentar dengan hal itu.

“Kalau kita takut (santet) kita nggak ada gunanya diamanatkan tugas oleh negara,” kata Anggota Komisi III Edi Ramli Sitanggang di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/10/2013) kemarin.

Menurut Edi, isu santet di KPK itu seharusnya tidak perlu didramatisir. Edi membenarkan bahwa sebagian masyarakat memang ada yang mempercayai bahwa santet itu ada. Namun, hal itu tetap saja tidak boleh dijadikan alasan untuk takut mengungkap kasus korupsi di Banten.

“Amanat tugas negara harus dijalankan,” kata Edi yang juga merupakan politisi Partai Demokrat.

Sementara itu, Ketua KPK Abraham Samad menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dinasti Ratu Atut. Abraham mengaku tidak takut dengan ancaman isu santet yang beredar belakangan ini.

“Kita tidak takut dengan orang itu (Ratu Atut), masak mau takut sama dia,” tegas Abraham.

Meskipun demikian, KPK masih belum melakukan pemeriksaan terhadap Ratu Atut. KPK saat ini baru melakukan pencekalan terhadap sejumlah pejabat di Pemerintahan Provinsi Banten. Belum diketahui, apakah Ratu Atut terlibat dalam kasus Akil Mochtar atau tidak.

(YG)

Comment di sini