Jelang Idul Adha, Waspada Penyakit Antraks pada Hewan Kurban

by
October 11th, 2013 at 11:13 am

Jakarta (CiriCara.com) – Salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan menjelang momen Idul Adha 1434 H ini adalah kondisi kesehatan hewan terutama kambing dan sapi terutama penyakit antraks yang kemungkinan menjangkiti hewan tersebut.

Masyarakat perlu waspada terhadap penyakit antraks

Masyarakat perlu waspada terhadap penyakit antraks / Ist.

Diberitakan oleh Tribunnews.com, sejumlah daerah di Indonesia saat ini sudah ditetapkan menjadi daerah endemik penyakit antraks.

Antraks adalah penyakit yang menyerang binatang herbivora seperti sapi dan kerbau. Penyakit mematikan ini bisa menular ke manusia dan membawa dampak yang fatal.

Daerah seperti Aceh sudah yang dianggap sebagai daerah bebas endemik antraks semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan-hewan kurban yang akan disembelih. Pengawasan lalu lintas ternak di daerah perbatasan semakin ditingkatkan untuk menghindari penyakit ini.

Sementara itu daerah-daerah di Indonesia yang dianggap sebagai daearah endemik antraks antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan. Aceh dianggap bisa menjadi daerah endemik jika pengawasan tidak ditingkatkan karena sebagian besar pasokan sapi Aceh berasal dari daerah tersebut.

Selain Aceh, daerah lain yang mewaspadai penyebaran penyakit antraks pada hewan kurban adalah daerah sekitar Tasikmalaya karena sapi kurban kawasan tersebut banyak yang berasal dari kawasan Bogor.

Baca jugaCara Memilih Sapi yang Sehat untuk Kurban

Antraks adalah penyakit menular yang sering disebut dengan Radang Kura, Radang Limpa, Malignant Pustula, Malignant Edema, Woolsoster’s Disease, Ragpickers Disease, Splenic Fever atau Charbon. Di Jawa Barat, penyakit ini juga disebut sebagai Caneung Hideung.

Penyakit ini baru ditemukan beberapa tahun silam dan berbahaya bagi manusia. Hingga saat ini belum ditemukan pengobatan yang tepat untuk benar-benar memulihkan penderita antraks.(RN)

Comment di sini