Ratu Atut Diperiksa, 20 Anggota “Tim Anti Santet” Lindungi KPK

by

Jakarta (CiriCara.com)Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Banten hari ini mendatangi gedunng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi saksi bagi adiknya, Tubagus Chaeri Wardana atau Wawan.

Ratu Atut Diperiksa KPK

Ratu Atut Diperiksa KPK / Ist.

Diberitakan oleh Liputan6.com, Ratu Atut Chosiyah datang ke gedung KPK yang diikuti oleh 20 pria paruh baya yang mengenakan baju panjang muslim.

Keduapuluh pria tersebut awalnya diduga sebagai jawara Banten yang melindungi Ratu Atut namun ternyata bukan. Dalam kenyataannya mereka justru mendukung KPK untuk memberantas korupsi di Banten yang diduga dilakukan oleh dinasti Ratu Atut.

Para pria tersebut mengaku siap melindungi KPK dari serangan ilmu hitam berupa santet yang bisa menyerang gedung KPK dan para pegawainya.

“Kami ulama se-Banten yang tidak mendukung Atut. Kami mendukung KPK. Dan kami sudah membuktikan acara istigoshah di depan pendopo Gubernur Banten,” kata Panglima Pusat Silaturahmi Masyarakat (Puser) Banten, Sukma Saefi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 11 Oktober 2013 seperti dikutip oleh sumber berita.

Saefi menegaskan agar KPK tidak takut karena Puser Banten akan melindungi KPK. Saefi juga sudah menyiapkan air keramat Banten yang diambil dari masjid kuno di Banten.

Ratu Atut mendatangi gedung KPK di Jakarta siang ini, Jumat 11 Oktober 2013 sekitar pukul 13.27 WIB dengan menumpang mobil Mitsubishi Pajero Sport B 22 AAH. Ratu Atut tidak mau banyak berkomentar terhadap awak media.

Sementara itu, Wawan, adik Ratu Atut diduga memberikan suap sebanyak Rp 1 miliar kepada Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar terkait sengketa Pilkada di Lebak. Wawan sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK.

Selain Wawan, KPK juga menetapkan seorang wanita bernama Susi sebagai tersangka. KPK melalui Ditjen Imigrasi Kemenkumham juga sudah mencegah Atut untuk bepergian keluar negeri selama 6 bulan ke depan. (RN)


comments powered by Disqus