1 Tahun Jokowi Ahok, Daftar Program yang Belum Terealisasi

by
October 14th, 2013 at 3:23 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Besok, 15 Oktober 2013, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tepat setahun memimpin Jakarta.

Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama

Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama / JPNN

Meski banyak keberhasilan yang diraih berdasarkan program-program unggulannya, namun ada berbagai permasalahan yang masih menghadang langkah kepemimpinan Jokowi dan Ahok ke depan.

Baca1 Tahun Jokowi Ahok, Daftar Program yang Sudah Terealisasi (1)

Ada banyak program yang sudah direalisasikan oleh Jokowi dan Ahok untuk Ibukota. Meski begitu, kedua pemimpin ini tampaknya harus bekerja lebih keras untuk merealisasikan program-program yang belum terlaksana seperti janji-janjinya dulu. Program apa saja?

1. Deep Tunnel

Isu pembangunan deep tunnel atau terowongan multi fungsi di bawah tanah muncul tahun lalu. Ide deep tunnel muncul untuk mengatasi dua masalah besar di Jakarta yaitu banjir dan macet.

Terowongan raksasa yang kabarnya bernilai Rp. 16 triliun ini akan dimulai dari Jalan MT Haryono sampai daerah Pluit dengan kedalaman terowongan mencapai 16 meter.

Gagasan tersebut muncul saat Jokowi masuk ke dalam gorong-gorong di pinggir trotoar kawasan Hotel Indonesia. Meski diperkirakan akan memakan 4 sampai 5 tahun, hinggi kini terowongan itu belum juga dimulai pembangunannya.

BacaWow! Jakarta Bakal Punya Terowongan Senilai Rp 16 Triliun

2. Penambahan armada bus TransJakarta

Bus TJ merupakan salah satu moda transportasi umum yang vital di Jakarta. Sayangnya jumlah penumpang dan armada bus tidak seimbang. Tak heran jika di jam-jam sibuk, banyak penumpang berjejelan di dalam bus sementara antrian pada halte masih mengular.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Jokowi akan menambah armada bus TJ. Namun hingga setahun masa pemerintahannya, penambahan bus TJ belum maksimal meski pihaknya sudah pernah menambah 100 bus baru.

Namun kabarnya, pada bulan November atau Desember 2013 mendatang, Jokowi akan menambah 600 armada bus TJ baru bagi para masyarakat Jakarta.

BacaJokowi Berencana Operasikan Bus Transjakarta 24 Jam

3. Uang operasional RT dan RW belum ditambah

Saat kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menjanjikan akan menambah uang operasional Rp. 500 ribu untuk RT dan RW di Jakarta. Sayangnya hingga kini janji tersebut belum ditepati.

Menurut Jokowi, hal tersebut terjadi karena kendala administrasi yang menyebabkan uang tersebut belum cair dan turun ke setiap RT dan RW di Jakarta.

Baca: Mau Jadi Ketua RW, Kandidat Harus Bayar Rp 5 Juta

4. Penerapan Electronic Road Pricing (ERP) dan pajak parkir yang tinggi

Untuk mengurangi kemacetan yang semakin parah di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta menyarankan penerapan ERP atau sistem jalan berbayar dan penerapan pajak parkir yang tinggi. Hinga setahun memimpin, Jokowi belum merealisasikan kedua hal tersebut.

5. Penerapan sistem plat ganjil dan genap untuk kendaraan bermotor

Kabarnya sistem plat ganjil dan genap ini akan mulai diterapkan di Ibukota pada bulan Maret 2013 lalu. Namun pelaksanaannya belum terwujud hingga saat ini. Menurut Jokowi, sistem ini belum bisa dilaksanakan karena jumlah armada angkutan umum di Ibukota sudah mencukupi.

BacaPembatasan Plat Nomor Ganjil-Genap di Jakarta Berlaku 2013

(RN)

Comment di sini